Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Pameran tunggal dan performance Melati Suryodarmo di Museum Bonnefanten, Maastricht, Belanda.
Pentas Melati 'menghantui' perbatasan Eropa.
Melati mendapat penghargaan Bonnefanten Award for Contemporary Art.
Tubuhnya menyaru di ruangan besar Museum Bonnefanten, Maastricht, kota besar di Belanda yang berbatasan dengan Jerman dan Belgia. Sebuah meja kecil menahan lesung batu dengan gundukan-gundukan debu gilingan. Pakaian putih yang dikenakan Melati Suryodarmo berlumur jelaga. Entah kenapa, setiap kali saya menyaksikan performance ini, pikiran saya nyasar ke sejarah perbudakan orang-orang Eropa terhadap bangsa kulit berwarna. Dalam pikiran itu, Melati ibarat “hantu” dari negeri pascakolonial yang hendak mengingatkan kembali dosa-dosa Eropa atas kekejian masa lalu mereka.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo