Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Buku

Berita Tempo Plus

Tabir Sejarah Film Indonesia

Resensi buku karya Ekky Imanjaya tentang film Indonesia di masa Orde Baru. Bagaimana tabir sejarah sinema Indonesia dibuka.

21 Januari 2024 | 00.00 WIB

Barbara Anne Constable dalam Pembalasan Ratu Laut Selatan (Lady Terminator)/imdb
Perbesar
Barbara Anne Constable dalam Pembalasan Ratu Laut Selatan (Lady Terminator)/imdb

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

DI era Orde Baru, tepatnya pada 1979-1995, produksi film-film mengeksploitasi seks dan kekerasan, seperti Jaka Sembung, Pembalasan Ratu Laut Selatan, Ratu Ilmu Hitam, serta Santet, yang di zamannya dianggap berkonotasi buruk meskipun laris manis. Uniknya, hingga kini film-film tersebut ternyata masih memiliki penggemar tersendiri tak hanya di Indonesia sebagai “klangenan” eksotisme di masa silam, juga di luar negeri (Bab 7, “Memburu Film-Film yang Tidak Diedarkan Ulang Kelangkaan dan Eksklusivitas”, halaman 219).

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Membaca Dunia B-Movie Kita"

Donny Anggoro

Direktur Toko Buku dan Musik Bakoel Didiet/Roundabout Music Jakarta

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus