Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Seni

Berita Tempo Plus

Sharjah Biennial dan Utopia Pusat Baru Seni Dunia

Perkembangan Biennial Sharjah dan upaya memunculkan pusat seni dunia seni baru di kawasan Timur Tengah.

2 April 2023 | 00.00 WIB

Karya  Pamela Phatsimo Sunstrum dalam Sharjah Biennial 15, Dubai, Uni Emirat Arab. Alia Swastika
Perbesar
Karya Pamela Phatsimo Sunstrum dalam Sharjah Biennial 15, Dubai, Uni Emirat Arab. Alia Swastika

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Sharjah Biennial tengah berlangsung.

  • Ruang temu baru untuk seniman dan akademikus di Timur Tengah.

  • Selain di Sharjah, diselenggarakan di empat kota lain.

DARI narasi tentang peminggiran kelompok etnis asli di kawasan Kazakstan dan situasinya selepas era Uni Soviet hingga anak-anak muda di Brasil yang menggunakan capoeira sebagai bentuk resistansi. Itulah perhelatan Sharjah Biennial 15 tahun yang kini menjadi salah satu wahana terbesar dalam mengangkat wacana dekolonisasi. Sharjah Biennial sedikit-banyak telah mengubah arah geopolitik seni dan membawa wacana seni non-Barat sebagai bagian penting dalam konstelasi seni dunia.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Alia Swastika

Pengamat seni rupa

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus