Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Berita Tempo Plus

Mengapa Kami Menulis Tokoh Papua untuk Edisi Khusus Kemerdekaan

Kenapa pahlawan dari Papua gagal membuat rakyat Papua mendukung NKRI?

13 Agustus 2023 | 00.00 WIB

Paradoks Pahlawan dari Papua
Perbesar
Paradoks Pahlawan dari Papua

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

MEMPERJUANGKAN integrasi Irian Barat, kini Papua, ke dalam Indonesia bertahun-tahun lamanya, Silas Papare tak peduli akan Penentuan Pendapat Rakyat atau Pepera yang digelar pada 14 Juli-2 Agustus 1969. Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat itu memilih menjaga sapi peliharaannya di Kampung Sawendui, Distrik Raimbawi, Kepulauan Yapen. Padahal ia ikut dalam delegasi Indonesia di Konferensi Meja Bundar, ajang perebutan Irian Barat dengan Belanda.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Paradoks Pahlawan dari Papua". Tim Edisi Khusus Kemerdekaan 2023: Penanggung jawab: Fery Firmansyah, Stefanus Pramono; Kepala proyek: Francisca Christy Rosana, Hussein Abri Dongoran; Penulis: Aisha Shaidra, Egi Adyatama, Erwan Hermawan, Fajar Pebrianto, Francisca Christy Rosana, Hussein Abri Dongoran, Shinta Maharani; Penyumbang bahan: Fajar Pebrianto (Jakarta), Francisca Christy Rosana (Jayapura dan Merauke), Hussein Abri Dongoran (Biak Numfor dan Serui), M.A. Murtadho (Bogor), Shinta Maharani (Yogyakarta); Penyunting: Bagja Hidayat, Fery Firmansyah, Mustafa Silalahi, Raymundus Rikang, Stefanus Pramono; Periset foto:
Gunawan Wicaksono, Jati Mahatmaji, Ratih Purnama; Fotografer: Hilman Fathurahman; Desainer: Dianka Rinya Fitriansyah, Imam Riyadi, Rio Ari Seno, Riyan R akbar; Penyunting bahasa: Edy Sembodo, Hardian Putra Pratama, Iyan Bastian

Hussein Abri

Bergabung dengan Tempo sejak April 2014, lulusan Universitas Pasundan, Bandung, ini banyak meliput isu politik dan keamanan. Reportasenya ke kamp pengungsian dan tahanan ISIS di Irak dan Suriah pada 2019 dimuat sebagai laporan utama majalah Tempo bertajuk Para Pengejar Mimpi ISIS.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus