Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Jangan Lupa Matikan Lampu saat Tidur untuk Cegah Penyakit Jantung hingga Kanker

Tidur di ruangan gelap merangsang produksi melatonin, hormon di otak yang mengatur siklus maupun kualitas tidur.

9 Agustus 2020 | 19.20 WIB

Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com/Tirachardz
Perbesar
Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com/Tirachardz

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Ada orang yang tidak bisa tidur dalam gelap, ada juga yang justru harus mematikan lampu. Tapi, idealnya lampu dimatikan saat tidur untuk merangsang produksi  melatonin, hormon di otak yang mengatur siklus maupun kualitas tidur.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Melatonin akan semakin tinggi bila Anda berada di tempat gelap. Kondisi ini akan membuat tubuh terasa rileks dan siap untuk beristirahat sehingga Anda bisa tidur dengan lelap dan kualitas tidur terjaga.

Sebaliknya, hormon ini akan berkurang jika ada sinar terang. Tidur Anda pun kurang berkualitas dan bangun sebelum tubuh cukup beristirahat.

Selain tidur yang lebih nyenyak dan berkualitas, tidur dengan lampu mati mendatangkan beberapa manfaat lain sebagai berikut.

1. Meningkatkan daya ingat

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Ketika Anda tidur lelap, tubuh akan beristirahat sedangkan otak justru akan bergerak aktif memperbaiki hubungan antarsaraf yang akan membuat ingatan Anda lebih baik di kemudian hari.

2. Mengurangi stres

Saat tubuh kurang istirahat, muncul stres. Kondisi ini bisa meyebabkan insomnia dan naiknya tekanan darah. Jika terjadi terus menerus, stres membuat Anda rentan terkena penyakit jantung maupun stroke.

3. Meningkatkan stamina

Jika istirahat cukup, tubuh akan terasa segar saat terbangun di pagi hari. Level energi juga akan meningkat sehingga Anda dapat melakukan lebih banyak aktivitas fisik, sekalipun yang memerlukan stamina tinggi.

4. Mencegah kanker

Mematikan lampu saat tidur juga dapat mencegah kanker payudara dan kanker usus. Menurut penelitian, produksi melatonin yang sesuai porsinya dapat mencegah berkembangnya sel-sel tumor yang mengarah pada kanker.

5. Menurunkan risiko penyakit jantung

Kurang tidur dikaitkan dengan kenaikan tekanan darah dan kolesterol yang membuat Anda rentan terkena penyakit jantung dan stroke. Apalagi jika Anda sering tidur kurang dari 7-9 jam setiap hari.

Baca: Miring, Telentang, atau Tengkurap, Mana Posisi Tidur yang Paling Baik?

6. Menyehatkan tubuh 

Dengan matikan lampu, Anda membantu tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak akibat paparan sinar ultraviolet, stres, maupun polusi dan zat lain yang merugikan kesehatan.

Tubuh Anda juga memproduksi lebih banyak protein saat Anda terlelap. Protein merupakan fondasi sel-sel sehat untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan tersebut.

SEHATQ

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus