Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Tangerang - Jenazah Wartawan BBC Indonesia, Ging Ginanjar, 55 tahun, akan disemayamkan di rumah duka di RS Siloam Semanggi, sebelum dimakamkan di Bandung, Jawa Barat. Pemakaman direncanakan pada Selasa 22 Januari 2019.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ibu Dan Anak Dhia, Tangerang Selatan, jenazah dimandikan di Ciputat, sebelum disemayamkan di rumah duka RS Siloam Semanggi.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Kabar meninggalnya Ging Ginanjar dibenarkan oleh sahabatnya, Andi Budiman. "Telah meninggal dengan tenang Ging Ginanjar, jurnalis BBC Indonesia dan pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI)," kata Andi Budiman.
Pihak rumah sakit sudah mengkonfirmasi keberadaan jenazah atas nama Ging Ginanjar saat dihubungi Tempo. Sahabat Ging Ginanjar lainnya, Hawe Setiawan, mengatakan, Ging Ginanjar wafat pada petang ini. Malam ini jenazah akan disemayamkan di RS Siloam Semanggi, sebelum dibawa ke Bandung untuk dimakamkan pada Selasa, 22 Januari 2019.
Sebelum bekerja di BBC Indonesia, Ging sempat bekerja sebagai jurnalis KBR 68H, dan kantor berita radio Jerman, Deutsche Welle.
Almarhum Ging Ginanjar dikenal luas dalam arena perjuangan merebut kebebasan pers di Indonesia, sejak dekade 1990an. Dia termasuk pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang sempat diburu rezim Orde Baru akibat aktivitasnya mengelola media terbitan AJI bernama 'Suara Independen'.
Aktivitasnya memperjuangkan kebebasan pers sempat membuatnya diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 20 Mei 1998, tepat sehari sebelum Presiden Soeharto mengundurkan diri. Dia berperan penting dalam berbagai gerakan anti Orde Baru pada masa itu.
Di kalangan sahabat dan kawan dekatnya, Ging dikenal sebagai sosok yang humoris dan berpengetahuan luas. Dia juga getol mendorong perjuangan kesetaraan dan keadilan gender di media dan di kalangan jurnalis. Ging merupakan salahsatu motor lokakarya jurnalisme sadar gender yang digagas AJI Indonesia.