Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Panjang benar keluh-kesah Husin Yazid dalam pertemuan di satu kafe di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat pekan lalu. Kekesalannya berpangkal pada urusan quick count atau hitung cepat pemilihan presiden-pada 9 Juli lalu. Husin adalah Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis). Lembaganya ditengarai abal-abal, dan disorot publik, setelah mengumumkan hasil hitung cepat yang mengunggulkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. "Kalau saya kentut pun barangkali menjadi berita," ujarnya kepada Tempo.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo