Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Tangerang - Setelah sempat tertunda, Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Kantor Pertanahan menyerahkan puluhan sertifikat tanah hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Penyerahan sertifikat tanah dilakukan oleh Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie bersama Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Shinta Purwitasari, Kepala Kantor Wilayah BPN Banten, Sudaryanto beserta unsur Forkopimda, di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Melalui kerja sama yang erat dengan Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang Selatan, kita telah berhasil mengambil langkah besar dalam memastikan semua warga memiliki kepastian atas tanah yang mereka tempati," kata Wali Kota Benyamin, Selasa 9 Januari 2024.
Benyamin Davnie mengatakan, pada 2024 ditargetkan menyelesaikan 1.423 bidang tanah dalam program PTSL ini. Pemberkasan hingga hari ini telah selesai mencapai 100 persen.
"Capaian ini adalah bukti dari kerja keras, dedikasi dari semua pihak yang terlibat. PTSL telah tersebar di seluruh penjuru kota kita, mencakup 7 kecamatan, 49 kelurahan. Tinggal sisa 5 lagi kelurahan," ujarnya.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan Shinta Purwitasari mengatakan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari penyerahan sertifikat PTSL yang dilakukan Presiden Jokowi pada 2023.
"Pagi ini kita menyerahkan kepada 97 masyarakat penerima sertifikat di Tangerang Selatan, melanjutkan penyerahan sertipikat dari Presiden tahun lalu yang kita kirim sebanyak 23 orang perwakilan dari Tangsel ke istana," ujarnya.
Tak hanya bagi masyarakat, Kantor Pertanahan Kota Tangsel juga menyerahkan 52 sertifikat aset milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan. "Jumlah bidang aset Pemerintah Kota Tangerang Selatan ditargetkan 862 bidang, dengan jumlah yang sudah terdaftar di kami 206 bidang," ujarnya.
Berbagai program tengah dijalankan dan digencarkan oleh Kantah Tangsel, termasuk digitalisasi hampir di semua pelayanan. "Di antaranya bahwa adanya program sultan untuk sarana konsultasi secara daring. Bergabungnya juga Kantah Tangsel di Mal Pelayanan Publik, lalu ada Pelataran, pelayanan tanah akhir pekan yang dilaksanakan khusus untuk pemohon langsung di hari Sabtu dan Minggu," ujar Shinta.
MUHAMMAD IQBAL
Pilihan Editor: Diduga Langgar Prosedur, Begini Nasib Penyidik Polsek Tambora yang Tangkap Saipul Jamil