Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Tiga berita terpopuler metropolitan pada Selasa pagi ini dimulai dari daftar capres-cawapres yang tidak ikut aksi bela Palestina di Monas. Wakil Ketua Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina Zaitun Rasmin menyampaikan, sudah mengundang para capres dan calon wakil presiden (cawapres) 2024.
Berita terpopuler berikutnya adalah Gerindra yakin pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Gibran akan menguasai perolehan suara di wilayah DKI Jakarta. Berdasarkan survei internal, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu unggul dari bakal pasangan capres dan cawapres lain, terutama di wilayah Jakarta Timur.
Berita terpopuler ketiga adalah polisi mengejar dua pelaku yang diduga terlibat dalam penembakan di Bekasi dengan korban inisial GR. Dalam kasus itu, polisi sudah menangkap 9 orang anggota kelompok John Kei dan Nus Kei, yang diduga terlibat kasus itu.
Berikut 3 berita terpopuler kanal metropolitan pada Selasa, 7 November 2023:
1. Daftar Capres-Cawapres 2024 yang Tidak Ikut Aksi Bela Palestina di Monas
Aksi Bela Palestina yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat kemarin dihadiri sejumlah kelompok, mulai dari masyarakat, selebriti dan influencer, hingga beberapa pejabat negara.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Pejabat yang hadiri mewakili pemerintah antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Selain itu, Ketua DPR Puan Maharani juga sempat memberikan orasinya. Lalu ada tokoh nasional lain, seperti Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, mantan Ketua MPR Amien Rais, dan mantan Ketua MUI Din Syamsuddin.
Di antara pejabat negara tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, turut hadir dalam acara yang dihelat Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina itu.
Wakil Ketua Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina Zaitun Rasmin menyampaikan, pihaknya sudah mengundang para capres dan calon wakil presiden (cawapres) 2024. Aksi ini, menurut dia, terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia.
“Seluruh bangsa Indonesia diundang, seluruh partai politik diundang. Bahkan selain undangan umum, diundang khusus bacapres dan bacawapres yang ada,” kata Zaitun kepada puluhan ribu peserta aksi yang hadir di Monas.
Dia menyampaikan pernyataan tersebut sebelum mempersilakan Anies berorasi. Aksi untuk menyuarakan dukungan kepada Palestina ini tidak dihadiri dua capres lainnya, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Tiga cawapres, yakni Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Mahfud MD, dan Gibran Rakabuming Raka juga absen.
Zaitun melanjutkan Prabowo dan Ganjar memang berhalangan hadir. Dia tidak mengungkapkan apa alasannya.
Meski begitu, Zaitun mengimbau agar peserta aksi tidak memiliki prasangka buruk kepada Prabowo dan Ganjar. “Kita harus berprasangka baik, betul?” kata Zaitun kepada massa aksi. Para demonstran pun menjawab, “Betul!”
Sebelumnya, Koordinator Humas Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina Selo Ruwandanu mengatakan tak ada capres-cawapres 2024 yang akan menghadiri Aksi Bela Palestina tersebut. Sebab, para capres-cawapres itu tidak memberikan konfirmasi kehadiran kepada panitia.
Selain itu, Selo juga mengatakan, pihaknya tak ingin aksi ini dimanfaatkan menjadi panggung politik. “Kami menghindari nuansa politik di sini,” kata Selo saat dihubungi Tempo, Sabtu, 4 November 2023.
Anies Baswedan menjadi satu-satunya capres yang memenuhi undangan aksi di Monas itu. Apa saja yang sudah dilakukan para capres-cawapres sehubungan dengan konflik Palestina-Israel yang kembali memanas sejak 7 Oktober 2023? Selengkapnya klik di sini.
Selanjutnya Gerindra yakin Prabowo-Gibran kuasai Jakarta...
2. Gerindra Yakin Prabowo-Gibran Kuasai Jakarta, Ungkit Menangkan Anies saat Pilgub DKI
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Gibran akan menguasai perolehan suara di wilayah DKI Jakarta.
"Ini kota yang sangat penting, provinsi yang sangat penting. Prabowo dan Gibran, kami sangat yakin, menang mutlak di Jakarta," katanya usai Silaturahmi Partai KIM Jakarta di Jakarta, Ahad, 5 November 2023.
Ia mengklaim berdasarkan survei internal, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu unggul dari bakal pasangan capres dan cawapres lain, terutama di wilayah Jakarta Timur. Selain Prabowo-Gibran, ada dua pasangan yang sudah mendaftar Pilpres 2024, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Menurut dia, meskipun Anies Baswedan pernah menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta, Partai Gerindra yakin memenangkan Prabowo-Gibran di ibu kota. "Karena didukung Gerindra, Anies bisa jadi gubernur, jadi kami tahulah kunci-kuncinya," katanya.
Pasangan Anies-Muhaimin diusung oleh Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Mereka juga didukung Partai Ummat.
Sementara Pasangan Ganjar-Mahfud diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Serta didudkung dua partai yang tak lolos parlemen: Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Sedangkan pasangan Prabowo-Gibran diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat. Pasangan ini juga didukung partai nonparlemen: Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Garda Republik Indonesia (Garuda) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Prabowo-Gibran didukung pula partai baru, Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), dan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2024.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan masa kampanye pemilu yang akan berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024.
Selanjutnya kelompok John Kei dan Nus Kei di balik penembakan di Bekasi...
3. Kelompok John Kei vs Nus Kei di Balik Penembakan di Bekasi, Dua Orang Masih Buron
Polisi mengejar dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam penembakan di Bekasi dengan korban inisial GR.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan, mereka masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Namun Hengki tidak menyebut siapa saja mereka. "Dua orang masih DPO dan masih terus dikejar oleh tim tindak Resmob Polda Metro Jaya," ujar Hengki dalam keterangan tertulisnya, Senin, 6 Oktober 2023.
Selain dua orang itu, polisi sudah menangkap sembilan orang yang diduga terlibat. Mereka diketahui berasal dari kelompok John Kei dan Nus Kei.
Hengki Haryadi juga tidak menyebut siapa saja mereka. "Rencana sore nanti akan kita rilis," tuturnya.
Kejadian penembakan terhadap GR terjadi pada 29 Oktober 2023, sekira pukul 19.00. Masalah diduga bermula karena konflik keluarga di Maluku Tenggara.
Kepala Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Titus Yudho Ully menuturkan, GR merupakan anggota kelompok Nus Kei.
Korban bersama lima temannya datang ke sebuah kontrakan milik Edwin yang merupakan kelompok John Kei di Rawa Bambu Bulak, Medan Satria, Kota Bekasi.
"Menurut keterangan dari pihak John Kei, kejadian ini karena mereka dapat informasi akan diserang oleh kelompok Nus Kei," ucap Titus, Jumat, 6 November 2023.
GR bersama lima temannya datang membawa parang menghampiri Edwin yang juga bersama lima rekannya. Tiba-tiba, seorang rekan Edwin bernama Felix Olivier, langsung menembak kepala korban menggunakan senjata api.
Akibat luka tembak tersebut, GR tewas di tempat. Felix melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor, kemudian ditangkap pada Selasa, 31 Oktober 2023.
Pilihan Editor: Panitia Aksi Bela Palestina Berikan Penghargaan untuk Menlu Retno Marsudi