Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Anak Yatim Mendapat Rp 200 Ribu Per Bulan, PT Pos Indonesia yang Salurkan

PT Pos Indonesia menyalurkan bantuan Kementerian Sosial untuk anak yatim.

13 Januari 2023 | 19.00 WIB

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo saat meninjau penyerahan bantuan sosial di Kantor Pos Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, pada Kamis, 15 September 2022.
Perbesar
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo saat meninjau penyerahan bantuan sosial di Kantor Pos Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, pada Kamis, 15 September 2022.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menugaskan PT Pos Indonesia (Persero) untuk menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) anak yatim, piatu, dan anak yatim piatu. Bantuan berupa uang bernilai Rp 200 ribu per bulan yang disalurkan melalui Kantorpos.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Ketua Satgas Bansos PT Pos Indonesia, Hendra Sari mengatakan bantuan Atensi melalui Kantorpos akan diberikan kepada 196.222 penerima, dengan nilai Rp 200.000 per bulan dan diberikan sekaligus untuk tiga bulan atau Rp 600.000 per penerima.

"Kriteria yang berhak menerima yaitu anak berusia di bawah 18 tahun dengan status yatim, piatu, atau yatim piatu yang tidak mampu," ujar Hendra pada Jumat, 13 Januari 2023.

Penyaluran bantuan Atensi di Kantorpos tersebut hingga 11 Januari telah mencapai 90 persen. Menurut Hendra, bantuan Atensi disalurkan dengan metode pengantaran langsung ke rumah penerima agar bisa menemui anak-anak di rumah dan memberikan langsung bersamaan dengan wali anak-anak.

Bila anak-anak sedang tidak ada di rumah, petugas Pos atau juru bayar akan meninggalkan surat pemberitahuan supaya bantuan diambil di Kantorpos. Hendra optimistis metode yang ditempuh dalam penyaluran Atensi ini akan membantu percepatan penyaluran bantuan hingga ke tangan penerima.

Hendra menjamin komitmen PT Pos Indonesia menyalurkan semua Bansos tepat waktu, tepat sasaran, dan akuntabel. "Harapannya kami bisa berkontribusi lebih banyak dengan pelayanan yang lebih baik lagi," katanya.

Salah satu anak yang menerima bantuan Atensi, yaitu Salsabila Novianti, siswi kelas 1 SMP, mengatakan akan menggunakan bantuan tersebut untuk biaya sekolah. "Semoga saya bisa mendapatkan bantuan lagi ke depannya," katanya.

Atensi merupakan layanan rehabilitasi sosial yang menggunakan pendekatan berbasis keluarga, komunitas, dan residensial. Bantuan ini meliputi dukungan pemenuhan hidup layak, perawatan sosial dan atau pengasuhan anak, dukungan keluarga, terapi fisik, terapi psikososial, terapi mental spiritual, pelatihan vokasional, pembinaan kewirausahaan, bantuan sosial dan asistensi sosial, serta dukungan aksesibilitas.

Tujuan penyaluran bantuan sosial ini untuk membantu anak-anak yatim piatu dalam pemenuhan aspek layanan dasar mereka. Kementerian Sosial mendapat anggaran tambahan sekitar Rp 400 miliar dari Kementerian Keuangan yang digunakan sebagai bantuan sosial untuk anak yatim.

Bantuan Atensi diberikan Kemensos sebagai tanggapan atas situasi anak yang kehilangan orang tua guna mendukung kelangsungan hidup anak dan mengurangi beban keluarga.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan bantuan tersebut mulai disalurkan pada Desember 2022. Sasaran bantuan adalah 946.863 anak yatim piatu dengan besaran Rp 200.000 per bulan.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus