Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Buruh Aksi Jalan Kaki Bandung-Jakarta, Bawa Empat Tuntutan

Buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan serikat buruh akan berjalan kaki dari Bandung hingga Jakarta mulai 2-9 Agustus 2023. Ini tuntutannya.

29 Juli 2023 | 19.35 WIB

Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh saat menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Rabu 26 Juli 2023. Dalam aksi kali ini ada tiga isu yang diusung yakni cabut omnibus law UU Cipta Kerja, naikkan upah minimum 2024 sebesar 15%, dan cabut UU Kesehatan. TEMPO/Subekti.
Perbesar
Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh saat menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Rabu 26 Juli 2023. Dalam aksi kali ini ada tiga isu yang diusung yakni cabut omnibus law UU Cipta Kerja, naikkan upah minimum 2024 sebesar 15%, dan cabut UU Kesehatan. TEMPO/Subekti.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan organisasi serikat buruh berencana melakukan aksi berjalan kaki atau longmarch dari Bandung hingga Jakarta, mulai 2 hingga 9 Agustus 2023. Longmarch akan dimulai dari Gedung Sate, Bandung pukul 09.00 WIB dan berakhir di depan Istana Negara, Jakarta. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Presiden Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan aksi longmarch Bandung-Jakarta ini akan diikuti ratusan orang. “Di mana di setiap kota industri yang dilalui akan disambut ribuan buruh yang keluar pabrik,” ujar dia lewat keterangan tertulis pada Sabtu, 29 Juli 2023.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Adapun Lokasi penyambutan ribuan buruh adalah di alun-alun Cimahi, dan di sepanjang Kawasan industri Cilame Padalarang (Kabupaten Bandung Barat). Selain itu di sepanjang kawasan industri Leuwigajah Cimahi, Kawasan Industri Purwakarta, Kawasan Industri Karawang, Kawasan Industri Bekasi, Kawasan Industri Pulogadung, dan terakhir di Istana dan Gedung Mahkamah Konstitusi.

Aksi longmarch ini membawa tema ‘Galang Lima Juta Juta Petisi Buruh dan Rakyat Kelas Pekerja Demi Mewujudkan Negara Sejahtera’. “Selama long march akan disebarkan surat petisi buruh dan rakyat kelas pekerja yang berisikan empat tuntutan,” tutur Said Iqbal.

Adapun tuntutan pertama adalah cabut omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja. Kedua, naikkan upah minimum 2024 sebesar 15 persen. Ketiga, cabut presidential threshold 20 persen menjadi nol persen, dan yang keempat, Cabut Undang-Undang Kesehatan. Nantinya, surat petisi tersebut akan dikirimkan ke Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Pimpinan DPR RI. 

“Selain KSPI, longmarch juga diikuti elemen Partai Buruh lainnya seperti ORI, KPBI, KSBSI, SPI, FSPMI, FSPKEP, SPN, FSP FARKES, FSP TSK, FPTHSI, PERCAYA, buruh migran, PRT, aliansi nelayan, miskin kota, ojol, dan organisasi kerakyatan lainnya,” kata Said Iqbal.

M. Khory Alfarizi

Alumnus Universitas Swadaya Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat. Bergabung di Tempo pada 2018 setelah mengikuti Kursus Jurnalis Intensif di Tempo Institute. Meliput berbagai isu, mulai dari teknologi, sains, olahraga, politik hingga ekonomi. Kini fokus pada isu hukum dan kriminalitas.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus