Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengimbau seluruh masyarakat untuk mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak terpakai selama satu jam, dari pukul 20.30 sampai 21.30, Sabtu, 24 Maret 2018. Hal tersebut dalam rangka mendukung sepenuhnya aksi sukarela global Earth Hour 2018.
"Saya mengimbau seluruh komponen masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi aktif melalui aksi ini, sebagai tanda penghematan energi sekaligus membangun dan mewujudkan gaya hidup hemat energi," ujar Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono lewat surat resmi tertanggal Jumat, 23 Maret 2018.
Baca: Earth Hour 2018, Gerai Starbucks dan Body Shop Beri Diskon
Selain itu, Bambang juga mengimbau kepada pimpinan kementerian dan lembaga serta pejabat pemerintahan, baik di pusat maupun di seluruh daerah di Indonesia, pimpinan lembaga legislatif, pimpinan korporasi dan tokoh-tokoh masyarakat di seluruh Indonesia untuk menyosialisasikan gerakan nasional dan global Earth Hour ini. "Mari sukseskan gerakan Earth Hour Global ini untuk penghormatan terhadap bumi dan membangun gaya hidup baru untuk peradaban baru," ujarnya.
Earth Hour adalah sebuah kegiatan global yang diadakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) pada Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya. Kegiatan ini berupa pemadaman lampu yang tidak diperlukan di rumah dan perkantoran selama satu jam untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius menghadapi perubahan iklim. Kegiatan yang dicetuskan WWF dan Leo Burnett ini pertama kali diselenggarakan pada 2007. Indonesia menjadi salah satu negara yang mendukung kegiatan ini.
Tahun ini, Earth Hour Indonesia 2018 menempatkan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai ikon. Malam ini, lampu Stadion Utama Gelora Bung Karno akan dipadamkan. Selain itu, 15 Bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II juga ikut memadamkan lampu selama satu jam mulai pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini