Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Ridwan Kamil Hobi Disain Batik, Ada Motif Iron Man

Ridwan Kamil hobi mendisain batik sendiri dengan berbagai motif.

31 Januari 2019 | 16.58 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pada acara "Ngapung Bareng Ti Kertajati," di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Rabu, 9 Januari 2019.(dok Pemprov Jabar)
material-symbols:fullscreenPerbesar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pada acara "Ngapung Bareng Ti Kertajati," di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Rabu, 9 Januari 2019.(dok Pemprov Jabar)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku gemar mendisain batik sendiri. Sebagai arsitek, ia gemar berimajinasi. “Saya ini orangnya senang imajinasi. Ada imajinasi peradaban jadi gubernur, ada imajinasi bangunan jadi arsitek, selama bisa berimajinasi naon we (apa saja), termasuk batik. Ternyata laku,” kata dia di Bandung, Kamis, 31 Januari 2019.

Baca: Kisah Ridwan Kamil yang Pernah Tertipu Saat Belanja Online

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ridwan Kamil mengaku paling suka dengan disain batik khas Jawa Barat yaitu batik Mega Mendung. “Saya suka Mega Mendung, jenius menurut saya. Karena polanya tidak terhingga. Bisa kecil-kecil banyak, kecil-kecil sedang, kecil-kecil bsar, bisa di ortasi, bisa, wah, jenius. Saya kombinasikan ke simbol,” kata dia.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Dia juga megatakan iseng membuat disain batik dengan bentuk mirip wajah super Marvel, Iron Man. “Saya suka kalau lelaki pakai batik teh ada fokus di tengah. Kalau ini mah (menujuk pola batik yang tidak menujuk fokus tertentu) sami teuing (sama), ini saya bakin sesuatu, ternyata secara visual bagus. Banyak yang suka,” kata dia.

Dia tahu disain batiknya saat ini banyak ditiru dan dijual online. “Sekarang (penjual) online banyak yang bikin, teu minta izin. Gak apa-apa lah, beri rezeki ke orang-orang,” kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengaku, dirinya tidak mendapat profit sepeserpun untuk disain batik buatannya. “Tapi kalau itu membuat orang lain lebih bahagia, daerah lebih terkenal, saya senang,” kata Ridwan Kamil.

Dia mengaku, disain batik buatannya tersebut sengaja diserahkan pada istrinya, yang menduduki posisi Ketua Dekranasda Jawa Barat, utnuk membantu kampanye batik Jawa Barat. “Saya akan bikin saja sebanyak-banyaknya, yang dapat keuntungan rakyat saya,” kata dia,

Disain batik mirip topeng Iron Man, satu dari disain batik Ridwan Kamil. Disain lain dinamainya Garuda Kujang Kencana. “Kalau Garuda Kujang Kencana saya bikin di Batik Komar. Kalau Batik Iron Man itu di Trusmi Cirebon. Saya tawarkan kalau produsen batik mau (ada disain) by RK, saya mau utak-atik,” kata Ridwan Kamil.

Sebelumnya dua batik rancangan Ridwan Kamil tersebut dipamerkan di stand Dekranasda Jawa Barat di gelaran Pameran Legenda Batik Nusantara, di Graha Manggala Siliwangi yang dibuka kemarin, Rabu, 30 Januari 2019. Ketua Dekranasda Jawa Barat Atalia Praratya Kamil yang membua acara itu mengatakan batik rancangan suaminya hanya bisa didapat lewat Dekranasda Jabar. “(Batik RK) ini akan hadir di tempat-tempat tertentu saja, atau bahkan hanya bisa diakses melalui Dekranasda Provinsi Jawa Barat,” kata dia, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Tempo, Rabu, 30 Januari 2019.

Atalia mengatakan, dua batik rancangan Ridwan Kamil, yakni batik Garuda Kujang Kencana dan Iron Man tersebut awalnya sengaja untuk dipakai sendiri. “Beberapa waktu lalu bekerjasama dengan Batik Komar, Batik Trusmi dan lain-lain, Kang Emil mendesain hanya dipakai untuk diri sendiri, tapi animo masyarakat luar biasa, bahkan yang palsu nya pun sudah ada dimana-mana,” kata dia.

Pameran Legenda Batik Nusantara menampilkan lebih dari 80 stand yang menampilkan batik, kerajinan, hingga kuliner. Produk yang terlibat tidak hanya berasal dari Jawa Barat, tapi juga produk unggulan dari sejumah daerah diantaranya Jawa Tengah, Jawa Timur, Palembang, serta NTT. Pameran tersebut digelar sampai 3 Februari 2019.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus