Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Tugas utama orang tua kepada anak adalah memberikan bekal yang cukup bagi mereka di masa depan. Saat dewasa nanti, orang tua berharap anak-anak mereka mampu menerapkan berbagai keterampilan yang dipupuk sejak kecil sehingga mampu hidup mandiri.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Konselor anak dan pernikahan, Rensia Sanvira mengatakan ada empat skill atau keterampilan dasar yang harus orang tua ajarkan kepada anak sedini mungkin. Dengan memahami dan mampu menerapkan empat keahlian ini, dia meyakini anak tersebut mampu menjadi anak yang sukses.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Sebagai sesama orang tua, saya mengingatkan kalau kita sedang mendidik calon orang dewasa," kata Rensia dalam jumpa pers daring Lego berjudul "Rebuild The World #BebaskanKreasimu!" pada Kamis, 30 September 2021. Maka mereka membutuhkan keterampilan tentang prinsip kehidupan yang penting saat dewasa kelak. "Masa dewasa anak akan lebih panjang dan seiring waktu anak akan bertumbuh dengan cepat."
Berikut empat keterampilan dasar yang penting buat anak:
- Belajar perencanaan
- Belajar membuat keputusan
- Berpikir kreatif
- Belajar memecahkan masalah
"Keterampilan ini harus disampaikan dari kecil dan semua ada dalam proses bermain," katanya. Sebab, tentunya orang tua tak mungkin memberikan anak contoh masalah dalam kehidupan orang dewasa.
Bukan cuma empat keterampilan mendasar tadi, Rensia menyampaikan tiga kata ajaib supaya anak mampu bersosialisasi dengan lingkungannya. Tiga kata ajaib itu adalah maaf, tolong, dan terima kasih. Tiga kata ajaib ini, menurut dia, sangat penting diajarkan kepada anak, terutama setelah sekian lama belajar dari rumah.
"Anak sudah lama tidak bertemu guru dan teman-temannya. Artinya, mereka harus siap saat bertemu dengan orang baru yang belum dikenal," kata Rensia yang juga pendiri situs Mamalyfe. Untuk itu, penting melatih anak berkomunikasi, berlaku sopan, dan mengucapkan tiga kata ajaib tadi.
Baca juga:
5 Tipe Anak yang Dibesarkan Orang Tua Toxic