Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Agar Tetap Sehat di Era Pandemi, WHO Ajak Lansia Tetap Rajin Bergerak

Kalangan lansia merupakan golongan yang rentan terinfeksi virus Corona (Covid-19). WHO mengajak lansia terus olahraga agar tingkatkan ketahanan tubuh.

5 Oktober 2020 | 17.46 WIB

Li Chunfu mengikuti sesi latihan basket di Jinan, Shandong, Cina, 5 Agustus 2020. Kini, Li mampu berlatih keterampilan bola basket seperti menggiring bola, lay up, dan shooting rata-rata 30 hingga 40 menit sehari. Xinhua/Wang Kai
Perbesar
Li Chunfu mengikuti sesi latihan basket di Jinan, Shandong, Cina, 5 Agustus 2020. Kini, Li mampu berlatih keterampilan bola basket seperti menggiring bola, lay up, dan shooting rata-rata 30 hingga 40 menit sehari. Xinhua/Wang Kai

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Kalangan lanjut usia atau lansia merupakan golongan yang rentan terinfeksi virus Corona (Covid-19). Selain daya tahan tubuh yang berkurang, banyak kaum lansia yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid sehingga meningkatkan risiko meninggal dunia akibat Covid-19.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Untuk mengurangi potensi tersebut, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan panduan gaya hidup bagi lansia agar tetap sehat di era pandemi virus Corona.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Dikutip dari situs WHO.int/Indonesia, ada beberapa saran dan panduan yang dapat diikuti oleh orang berusia lanjut guna memperkuat sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari virus Corona.

Pertama, WHO mengingatkan agar kaum lansia tetap menjalankan sedikit aktivitas dibandingkan hanya berdiam diri di rumah. Kalangan lansia bisa memulai dengan aktivitas ringan yang nantinya ditingkatkan secara bertahap. "Berusaha untuk tidak duduk terlalu lama. Anda dapat berdiri dan bergerak sepanjang hari, misalnya melakukan tugas-tugas rumah," tulis WHO seperti dikutip dalam situs resmi, Senin 5 Oktober 2020.

Kedua, WHO menyarankan agar orang lanjut usia untuk memanfaatkan berat tubuh yang dimiliki dan benda-benda sekitar untuk melakukan olah raga ringan. Orang tua, lanjut WHO, juga bisa mengikuti olah raga secara virtual atau online melalui aplikasi. WHO tidak menyarankan olah raga secara langsung atau menghindari kerumunan karena tidak sesuai dengan anjuran jaga jarak (social distancing). "Silakan atur sesi olah raga virtual bersama teman-teman atau keluarga Anda," tulis WHO.

Ketiga, atur jadwal aktivitas harian yang memungkinkan agar orang tua bisa beraktivitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari.

Aktivitas fisik yang dimaksud, misalnya berjalan kaki, bersepeda santai, atau mengikuti olah raga berdampak ringan ke tubuh (low impact).

Terakhir, WHO meminta agar penyedia pelayanan kesehatan dapat membantu kaum lansia untuk memberi rekomendasi kegiatan yang dapat dilakukan sehari-hari.

"Anda bisa tanya ke petugas pelayanan kesehatan untuk mengetahui aktivitas yang cocok dengan kondisi fisik saat ini. Olahraga yang rutin dapat membentuk ketahanan, kelenturan, dan kesehatan tubuh di saat pandemi," tulis WHO.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus