Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Penderita Diabetes Tipe 2 Dianjurkan Pilih Makanan Rendah Karbohidrat

Penderita diabetes tipe 2 diminta mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dengan lebih banyak protein dan lemak untuk mengontrol kadar gula darah.

2 Juni 2023 | 13.05 WIB

Ilustrasi makanan untuk pasien diabetes (pixabay.com)
Perbesar
Ilustrasi makanan untuk pasien diabetes (pixabay.com)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyarankan penderita diabetes tipe 2 untuk mengonsumsi makanan rendah karbohidrat yang mengandung lebih banyak protein dan lemak untuk mengontrol kadar gula darah sepanjang hari. Seperti disiarkan Medical Daily, tim dari Universitas British Columbia Okanagan (UBCO) meneliti keuntungan memodifikasi kebiasaan sarapan bagi penderita diabetes tipe 2.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Penelitian hasil kerja sama dengan Laboratorium Latihan, Metabolisme, dan Peradangan itu berfokus pada efek transisi sarapan rendah lemak konvensional ke makanan rendah karbohidrat dan kaya protein dan lemak.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Salah satu dari banyak komplikasi bagi orang yang hidup dengan diabetes tipe 2 adalah peningkatan kadar glukosa darah yang cepat atau besar setelah makan. Penelitian kami menunjukkan makanan rendah karbohidrat di pagi hari tampaknya membantu mengontrol gula darah sepanjang hari," ucap pemimpin penelitian Dr. Barbara Oliveira.

Kurangi ketergantungan obat
Mengontrol kadar glukosa sangat penting dalam mengelola diabetes tipe 2 dan komplikasi terkait, termasuk peradangan dan penyakit kardiovaskular. Oliveira mengatakan jika makanan pertama hari itu rendah karbohidrat dan lebih tinggi protein dan lemak dapat membatasi perubahan hiperglikemik.

Manfaat konsumsi makanan rendah karbohidrat termasuk menstabilkan kadar gula darah, mengurangi ketergantungan obat diabetes, dan meminimalkan fluktuasi glukosa sepanjang hari. Selain itu, orang yang memilih sarapan rendah karbohidrat menunjukkan pilihan itu mungkin telah memperbaiki pola makan secara keseluruhan.

"Dengan melakukan sedikit penyesuaian pada kandungan karbohidrat dari satu kali makan daripada seluruh diet, kami memiliki potensi untuk meningkatkan kepatuhan secara signifikan sambil tetap memperoleh manfaat yang signifikan," ucap Oliveira.

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus