Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Gaya Hidup

Satgas Ingatkan Ibadah Natal Harus Utamakan Kesehatan dan Keselamatan

Satgas Covid-19 mengingatkan umat Nasrani agar ibadah Natal tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan.

23 Desember 2020 | 14.30 WIB

Ilustrasi misa Natal. Dok TEMPO/Eko Siswono T
Perbesar
Ilustrasi misa Natal. Dok TEMPO/Eko Siswono T

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Ibadah perayaan Natal 2020 harus tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan. Karenanya, sebagai langkah antisipasi, Kementerian Agama telah mengeluarkan edaran Menteri Agama No. 23 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal di Masa Pandemi COVID-19.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

"Surat edaran ini diharapkan dapat meminimalkan risiko tanpa mengesampingkan aspek spiritualitas umat dalam melaksanakan ibadah dan perayaan Natal," jelas Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 22 Desember 2020.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Para pemuka agama Kristiani diminta untuk dapat mematuhi surat edaran tersebut agar ibadah Natal dapat dijalankan dengan aman dan bebas dari COVID-19 tanpa mengurangi kekhidmatan ibadah. Untuk para jemaat juga diminta sebisa mungkin merayakan Natal dan Tahun Baru dengan damai dan khidmat di rumah saja. Hal ini guna menghindari penularan COVID-19 yang semakin tinggi akhir-akhir ini.

"Karena jangan sampai muncul klaster baru di tengah momen bahagia yang seharusnya menjadi selebrasi seluruh umat Nasrani di Indonesia," pesan Wiku di laman Satgas Covid-19.

Untuk diketahui, dalam surat edaran Menteri Agama No. 23 Tahun 2020, mengatur kewajiban umat dan rumah ibadah. Untuk umat, harus dalam kondisi sehat, #pakaimasker, menjaga kebersihan tangan, menghindari bersalaman atau berpelukan, #jagajarak antar jemaat atau umat, menghindari berdiam lama di rumah ibadah. Bagi jemaat jemaat anak-anak dan lanjut usia diimbau untuk beribadah secara daring dan jemaat ikut peduli terhadap penerapan protokol kesehatan.

Lalu, kewajiban bagi pengelola rumah ibadah harus membentuk Satgas COVID-19 tingkat rumah ibadah, didisinfeksi secara berkala, membatasi pintu atau jalur keluar masuk rumah ibadah, menyediakan fasilitas #cucitangan, menyediakan alat pengecekan suhu, menerapkan pembatasan jarak, melakukan pengaturan jumlah jemaat yang berkumpul dalam waktu bersamaan, mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah, memasang imbauan penerapan protokol kesehatan, dan memberlakukan kewajiban untuk menunjukkan hasil tes COVID-19 bagi jemaat atau umat tamu dari luar kota.

*Ini adalah konten kerja sama Tempo.co dengan #SatgasCovid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tegakkan protokol kesehatan, ingat selalu #pesanibu dengan #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus