Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Perjalanan

Festival Prawirotaman 2022 Siap Digelar, Cara Yogya Genjot Lagi Kunjungan di Kampung Turis Manca

Festival Prawirotaman akan digelar pada akhir Agustus karena bulan inilah biasanya momen puncak kunjungan wisatawan mancanegara.

24 Agustus 2022 | 21.27 WIB

Image of Tempo
Perbesar
Hotel Pandanaran Prawirotaman menggelar Festival Tarian dan Makanan Tradisional di halaman Hotel Pandanaran, Yogyakarta pada Kamis, 8 Agustus 2019.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Yogyakarta - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta mempersiapkan penyelenggaraan Festival Prawirotaman 2022 di Kampung Prawirotaman, Sabtu, 27 Agustus 2022 ini. Prawirotaman bukan sembarang kampung bagi Kota Yogyakarta. Sebab di kampung itulah, selama ini menjadi pusat utama aktivitas para turis mancanegara. Selain tentu saja kampung yang tersebar di ruas jalan Malioboro seperti Sosrowijayan yang banyak tersebar kafe dan perhotelan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Festival Prawirotaman kami gelar akhir Agustus karena bulan inilah biasanya momen puncak kunjungan wisatawan mancanegara," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, Rabu, 24 Agustus 2022.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Wahyu menuturkan, merunut jadwal kunjungan wisatawan mancanegara di Yogya, biasanya mereka intens berdatangan sejak bulan Juli, Agustus, dan mulai menurun pada September. Selama ini, Prawirotaman sudah lama dikenal sebagai kampung turis. Ia mengharapkan, festival tahun ini bisa lebih meriah dan bisa membangkitkan popularitas Prawirotaman yang berimbas peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Yogyakarta. 

Pada festival kali ini, penyelenggaraannya digelar mulai pukul 14.00 hingga 21.45 WIB dan disebar baik di Jalan Prawirotaman I dan Jalan Prawirotaman II. Mengusung tajuk Manunggal Mendunia, pembukaan festival bakal dilakukan di Café Just Playon dilanjutkan dengan karnaval budaya dan aneka pertunjukkan di sepanjang jalan.

Puluhan kelompok seni tradisi akan memeriahkan kirab budaya itu. Mulai Pasukan Kuda Tunggang, Tari Edan-edanan, Bregodo Wirotomo, Gedrug, Andong, Kapi Terwelu, Perempuan Berkebaya, hingga penampilan seni mahasiswa dari asrama mahasiswa Kalimantan Timur juga Sumatera Barat. Berbagai macam pertunjukan akan ditampilkan dalam festival tahun ini. 

Tak ketinggalan, ada pula penampilan musik dari kelompok musik okestra Singgih Sanjaya, grup musik Hellena, Margasatwa, dan Jasmine. Pada malam hari semakin meriah dengan Fashion Show On The Street menampilkan karya batik perancang kenamaan Lia Mustafa dan dibarengi perhelatan Tari Sintren. "Kami juga menggelar bazar UMKM di sepanjang jalan kampung itu," kata Wahyu.

Wahyu menuturkan, Festival Prawirotaman secara umum dikemas dalam bentuk konsep pertunjukan seni namun dengan cita rasa internasional. Dua panggung akan disiapkan, yakni Nyawiji Stage dan Kaloka Stage. 

Nyawiji Stage mengusung konsep panggung dengan dekorasi unik dan properti yang artistik untuk menampilkan seni kolaborasi. Kaloka Stage merupakan panggung dengan background LED untuk menampilkan musik. Wahyu menuturkan, festival ini ditarget menjadi daya ungkit kembali mengingat tren wisata Yogya terus membaik pascamasa libur lebaran 2022 lalu.

Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta mencatat data per Juli 2022, angka kunjungan wisatawan baik domestik dan manca sebanyak 3.898.951 orang dengan angka lama tinggal (lenght of stay) 1,831 hari. Adapun rata rata jumlah belanja selama kunjungan ke Kota Yogyakarta itu sebesar Rp. 1.978.795 per wisatawan.
 

PRIBADI WICAKSONO

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Istiqomatul Hayati

Istiqomatul Hayati

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus