Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta -– Gasing Tengkorak, film horor karya sutradara Jose Purnomo menggelar Gala Premiere di Metropole XXI, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Selasa, 31 Oktober 2017. Manoj Punjabi selaku produser menjelaskan alasannya untuk menayangkan film ini saat Halloween.
Baca: Film Gasing Tengkorak Siap Bersaing dengan Pengabdi Setan
“Kalau di Hollywood, mereka selalu merayakan Halloween. Kami juga harus punya cara memunculkan suasana Halloween itu, yaitu dengan penayangan film horror Gasing Tengkorak ini,” kata Manoj.
Film Gasing Tengkorak ini akan tayang di lebih dari 140 layar bioskop Indonesia pada 2 November 2017 saat masih suasana Halloween. Selain tren Halloween, Manoj menjelaskan bahwa film horor tengah diminati di Indonesia. "Tiap minggu bahkan selalu tayang film horor Indonesia," ujarnya. Karena itu, ia menambahkan, Gasing Tengkorak ini akan menjadi pelengkap film horor Indonesia yang lainnya.
Manoj mengatakan kualitas Gasing Tengkorak bisa diadu dengan film horor lainnya. Ia mempercayakan kualitas film horor ini pada sutradara Jose Purnomo dan juga pemeran utama Nikita Willy. Berasal dari daerah yang sama dengan Nikita, Jose menjelaskan bahwa Gasing Tengkorak yang merupakan legenda mistis asal Minangkabau.
Sebagai pemeran utama, karakter Nikita Willy berbeda dari film-film yang pernah ia bintangi. Nikita dituntut untuk bisa memainkan banyak adegan, mulai dari senang, menangis, dan takut. “Ada adegan menangis yang tidak seperti di sinetron, terkesan dramatis, karena permintaan sutradara Jose Purnomo untuk senatural mungkin,” kata Nikita. Film ini juga menghadirkan plot twist yang tak diduga oleh para penonton.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
JENNY WIRAHADI | NN
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini