Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Betari Ayu, pemilik tinggi 164 cm dan berat 50 kg ini mendapatkan peran Yuni melalui audisi. Ia diajak temannya.
“Audisinya bulan Mei. Aku memang berharap (mendapatkan peran Yuni). Seminggu kemudian dihubungi dan aku diminta datang ke kantor (Anak Bangsa),” cerita Betari Ayu,.
Di kantor, Betari bertemu sutradara Farid Ongky. Mereka berdiskusi soal peran Yuni dan Suami yang Menangis (SYM).
Baca juga: Indische Party dan The Flower Girls Menggebrak London
“Dia bilang, 'Ini peran yang orang aslinya masih hidup, jadi kamu harus memerankannya benar-benar sama persis. Bicaranya, gerak-geriknya, harus sama. Kalau ini berhasil, nanti namamu akan naik,’” Betari Ayu mengingat pesan sutradara.
Esoknya, ia teken kontrak untuk debut layar lebarnya. Setelahnya menjalani proses reading sebulan. “Juli mulai syuting, selesai Agustus,” sambung cewek kelahiran Tangerang, 22 Juli 1999.
Berperan sebagai Arifin Ilham adalah putra sang ustaz, Muhammad Alvin Faiz. Sementara istri kedua, Ummu Hifzhiya, diperankan Sarah Salsabila. SYM bukan mengajak laki-laki untuk berpoligami.
“Jangan macam-macam dengan poligami, karena ada 13 syarat untuk poligami. Dari semua syarat itu, yang paling penting harus bisa,” kata Betari yang berhijab sejak kelas 3 SMP.
SYM juga bukan hanya berkisah tentang Arifin Ilham. Ada satu cerita fiksi.
“Jadi ini cerita dalam cerita. Dalam cerita fiksi itu, si suami yang diperankan Ariyo Wahab menikahi istri kedua tanpa seizin istri pertama. Akibatnya, istri kedua dan anaknya kena azab. Sedangkan dalam cerita Arifin Ilham menangis terharu karena melihat istri pertamanya, dia kagum,” jelas Betari Ayu,.
TABLOIDBINTANG
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini