Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Wonogiri - Seorang wisatawan asal Jakarta mengalami gagal landing atau mendarat saat menjajal wisata paralayang di kawasan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu, 2 April 2025. Hal itu terjadi akibat hujan yang disertai angin kencang.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Kepala Seksi atau Kasi Humas Kepolisian Resor atau Polres Wonogiri Ajun Komisaris Polisi Anom Prabowo mengkonfirmasi kejadian tersebut. "Situasi obyek wisata Waduk Gajah Mungkur secara umum kondusif, meskipun tadi ada insiden wisatawan gagal landing saat mencoba menggunakan paralayang," ungkap Anom mewakili Kepala Kepolisian Resor Wonogiri Ajun Komisaris Besar Polisi Jarot Sungkowo, Rabu, 2 April 2025.
Kronologi Kecelakaan
Anom menuturkan kecelakaan paralayang itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Kronologinya, paralayang yang dipiloti oleh Yogi Subekti, 45 tahun, dengan penumpang Asita Dila, 26, dari Jakarta itu mengalami gagal mendarat akibat cuaca buruk. Hari ini, wilayah itu dilanda hujan disertai dengan angin kencang.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Kedua korban akhirnya mendarat di area perairan waduk tersebut. Atas kejadian itu, Polisi Air atau Polair dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah segera memberikan pertolongan untuk kedua korban. Baik pilot maupun penumpangnya selamat.
"Beruntung Polair dari Polda Jawa Tengah yang bersiaga di lokasi langsung memberikan pertolongan sehingga tidak sampai jatuh korban jiwa," kata Anom.
Pengamanan Obyek Wisata
Ia menambahkan selama masa libur Lebaran 2025 ini, Kepala Kepolisian Resor Wonogiri Jarot Sungkowo meninjau dan mengecek ke sejumlah lokasi obyek wisata di wilayah itu. Salah satunya Waduk Gajah Mungkur. Hal itu untuk memastikan pengamanan di obyek wisata pada pelaksanaan Ops Ketupat Candi Tahun 2025 agar siap untuk menyambut kedatangan para pengunjung.
"Pengamanan obyek wisata dilaksanakan oleh Polres Wonogiri untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan yang menikmati libur Lebaran 2025 ini," ucap dia.
Anom juga mengingatkan kepada para wisatawan untuk selalu mentaati aturan dan petunjuk pengelola obyek wisata, serta berhati-hati saat beraktivitas di sekitar air, terutama saat menggunakan perahu atau wahana air.