Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kriminal

Ketua MA Ungkap Kekurangan Hakim di Pengadilan Tingkat Pertama

Ketua Mahkamah Agung Sunarto bilang seorang hakim pengadilan tingkat pertama bisa menangani ribuan perkara dalam setahun.

19 Februari 2025 | 11.47 WIB

Presiden Prabowo Subianto bersama Ketua Mahkamah Agung Sunarto (kiri) saat menghadiri sidang istimewa laporan tahunan Mahkamah Agung RI di Gedung MA, Jakarta Pusat, 19 Februari 2025. Tempo/Eka Yudha Saputra
Perbesar
Presiden Prabowo Subianto bersama Ketua Mahkamah Agung Sunarto (kiri) saat menghadiri sidang istimewa laporan tahunan Mahkamah Agung RI di Gedung MA, Jakarta Pusat, 19 Februari 2025. Tempo/Eka Yudha Saputra

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto mengungkapkan adanya kekurangan hakim pada pengadilan tingkat pertama. Sunarto mulanya menjelaskan ihwal kinerja penanganan perkara di pengadilan tingkat pertama pada empat lingkungan peradilan. Keempatnya adalah peradilan umum, peradilan agama, peradilan militer, dan peradilan tata usaha negara.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

"Beban perkara 2024 sebanyak 2.991.747 (2,9 juta), ditambah sisa perkara 2023 sebanyak 63.932," kata Sunarto dalam sidang Laporan Tahunan MA Tahun 2024 pada Rabu, 19 Februari 2025, dikutip dari YouTube Mahkamah Agung.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Dari jumlah tersebut, ujar dia, perkara yang sudah diputus sebanyak 2.856.821 atau 2,85 juta. Adapun perkara yang dicabut sebanyak 61.804. Sehingga sisa perkara pada 2024 adalah sebanyak 73.122.

"Dengan demikian, rasio produktivitas memutus di Pengadilan Tingkat Pertama pada empat lingkungan peradilan adalah sebesar 97,56 persen," ujar Sunarto.

Jutaan beban perkara tersebut ditangani oleh hakim tingkat pertama yang berjumlah 5.804 orang. Untuk perkara tindak pidana korupsi (tipikor) dan perkara perselisihan hubungan industrial (PHI) ditangani juga oleh 350 hakim ad hoc tingkat pertama. 

Sunarto lantas membandingkan jumlah hakim dan beban perkara. Hasilnya menunjukkan rerata beban perkara untuk setiap hakim tingkat pertama dalam setahun adalah 1.547 perkara.

"Tingginya beban kerja hakim pada pengadilan tingkat pertama menunjukkan kekurangan jumlah hakim," ucapnya.

Dia mengungkapkan strategi Mahkamah Agung untuk mengatasi kekurangan hakim. Yakni, dengan menerbitkan izin dispensasi untuk bersidang dengan hakim tunggal.

Amelia Rahima Sari

Amelia Rahima Sari

Alumnus Antropologi Universitas Airlangga ini mengawali karire jurnalistik di Tempo sejak 2021 lewat program magang plus selama setahun. Amel, begitu ia disapa, kembali ke Tempo pada 2023 sebagai reporter. Pernah meliput isu ekonomi bisnis, politik, dan kini tengah menjadi awak redaksi hukum kriminal. Ia menjadi juara 1 lomba menulis artikel antropologi Universitas Udayana pada 2020. Artikel yang menjuarai ajang tersebut lalu terbit di buku "Rekam Jejak Budaya Rempah di Nusantara".

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus