Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kriminal

Polisi Ungkap Pelaku Bullying di SMA Binus Serpong Lebih dari Satu Orang, Warung dekat Sekolah Jadi TKP

Polres Kota Tangerang Selatan menyatakan aksi Bullying di SMA Binus Internasional School BSD Serpong dilakukan lebih dari satu orang.

19 Februari 2024 | 16.19 WIB

SMA Binus Serpong di Jalan Lengkong Karya No 58, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin 19 Februari 2024. TEMPO/Muhammad Iqbal
Perbesar
SMA Binus Serpong di Jalan Lengkong Karya No 58, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin 19 Februari 2024. TEMPO/Muhammad Iqbal

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kota Tangerang Selatan menyatakan perundungan atau bullying di Binus Internasional School dilakukan lebih dari satu orang. Saat ini polisi tengah menyelidiki lebih dalam kasus tersebut.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Kasus yang diduga melibatkan seorang anak selebritas ini mulai ramai dibincangkan. Pasalnya, sekolah internasional yang berada di kawasan BSD Serpong, Kota Tangerang Selatan ini mayoritas dihuni oleh orang dengan ekonomi menengah keatas. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Kepala Unit PPA Polres Tangerang Selatan Inspektur Dua Galih Dwi Nuryanto membenarkan adanya kejadian tersebut. 

"Kasus dugaan perundungan siswa Binus School Serpong. Benar yang diberitakan media diduga kekerasan terhadap anak, perundungan atau bully dialami pelajar di sekolah tersebut," ujarnya, Senin 19 Februari 2024 di Mapolres Tangsel. 

Kata Galih, dalam perkara ini pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban. Pihaknya juga telah menindaklanjuti laporan tersebut. 

"Orangtua korban sudah melaporkan ke Polres Tangerang Selatan yang saat ini ditangani Unit PPA. Penanganannya Unit PPA tindak lanjuti laporan dengan cek TKP di salah satu warung berlokasi di depan sekolah menengah atas tersebut," kata Galih. 

Bahkan, kata Galih, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan dan keterangan dari beberapa saksi. "Cek TKP kemudian pemeriksaan keterangan korban dan saksi lainnya," ujarnya. 

Galih mengatakan saat ini korban masih dalam penanganan tim medis rumah sakit. Dirinya mengaku terduga pelaku juga berjumlah lebih dari satu. 

"Kondisi korban luka sudah visum akibat kekerasan yang dilakukan oleh lebih dari 1 pelaku yang masih dalam penyekidikan. Sebagian tubuhnya ada bagian memar, dan luka bakar akibat terkena suatu benda panas," kata dia. 

Galih memastikan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam atas kasus perundungan ini. "Masih penyelidikan nanti perkembangan kedepan akan disampaikan lagi," tutup dia.  

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus