Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Amerika Serikat Kerahkan THAAD dan Personel Militer ke Israel

THAAD bersama sejumlah personel militer untuk membantu mengoperasikannya telah dikerahkan ke Israel oleh Pentagon

14 Oktober 2024 | 10.00 WIB

Image of Tempo
Perbesar
THAAD merupakan sistem pertahanan udara paling canggih yang dikembangkan Amerika Serikat. rudal THAAD tidak menghancurkan rudal balistik hulu ledak, tapi dengan energi kinetik pada fase terminal. U.S. Department of Defense, Missile Defense Agency. U.S. Department of Defense, Missile Defense Agency/Handout via Reuters

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat memerintahkan pengerahan sistem pertahanan udara THAAD ke Israel bersama sejumlah personel militer untuk membantu mengoperasikannya. Humas Pentago, Pet Ryder, saat menyampaikan pengumuman itu pada Minggu, 13 Oktober 2024, mengatakan ini untuk pertama kalinya Washington menurunkan tentara Amerika Serikat ke wilayah darat Israel sejak perang Gaza meletup pada akhir tahun lalu. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Menurut Ryder, baterai THAAD dan personel militer Amerika Serikat yang bakal mengoperasikannya, akan ditempatkan di Israel untuk membantu mendorong pertahanan udara Amerika Serikat menyusul serangan Iran ke Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 13 April dan 1 Oktober 2024.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pengerahan kekuatan militer Amerika Serikat langsung ke Israel ini bertolak belakang dengan ucapan Presien Amerika Serikat Joe Biden sebelumnya yang pernah mengatakan tak punya rencana atau niat untuk menempatkan tentara Amerika Serikat ke medan pertempuran    

THAAD atau Terminal High Altitude Area Defense adalah sebuah sistem mobile anti-rudal balistik yang dirancang untuk mendeteksi dan mencegat rudal-rudal balistik yang hendak ditembakkan ke wilayah yang dilindungi THAAD. Peralatan militer ini bisa menembakkan sebuah proyektil dengan kecepatan delapan kali lebih cepat dari kecepatan suara. Alat ini bergantung pada energi kinetik untuk menghancurkan rudal yang masuk. 

Amerika Serikat sudah mengerahkan baterai THAAD ke Arab Saudi setelah meletup perang Gaza pada akhir Oktober 2023 dan mengirimkannya ke Israel sebagai sarana untuk latihan militer pada 2019. Akan tetapi, THAAD di dua negara tersebut tidak ada yang dioperasikan oleh tentara Amerika Serikat setelah perang Gaza berkecamuk.  

Meskipun tentara Amerika Serikat terlibat dalam sebuah misi bantuan di pantai Gaza pada awal tahun ini, namun mereka tak menginjakkan kaki ke tanah Gaza. 

Pengerahan THAAD dan personel militer Amerika Serikat untuk mengendalikannya ini, dilakukan saat Israel bersiap membalas serangan rudal Iran pada 1 Oktober 2024, yang ketika itu ada sekitar 200 rudal balistik ditembakkan untuk menghantam target-target militer Israel. Tehran berkeras apa yang lakukannya itu hal yang sah karena untuk membalas pembunuhan yang dilakukan Israel terhadap pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Iran dan pembunuhan pada pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah di Beirut.   

Sumber: RT.com 

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
>
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus