Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Kemlu Pulangkan 84 WNI terlibat Penipuan Online dari Myanmar

Kemlu memulangkan 84 WNI yang terlibat praktik online scam atau penipuan online dari Myawaddy di Myanmar menuju Maesot di Thailand

28 Februari 2025 | 11.30 WIB

Sebanyak 46 WNI yang sempat terjebak di wilayah konflik Myawaddy, Myanmar, dipulangkan ke Indonesia pada 20 Februari 2025. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri RI
Perbesar
Sebanyak 46 WNI yang sempat terjebak di wilayah konflik Myawaddy, Myanmar, dipulangkan ke Indonesia pada 20 Februari 2025. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri RI

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) memulangkan 84 WNI yang terlibat praktik online scam atau penipuan online dari Myawaddy di Myanmar menuju Maesot di Thailand pada Kamis.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Menurut siaran pers Kemlu di Jakarta, Jumat 28 Februari 2025 seperti dilansir Antara, mereka terdiri atas 69 laki-laki dan 15 perempuan, termasuk tiga ibu hamil, yang semuanya dalam kondisi sehat.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sebelumnya Kemlu bersama KBRI Yangon dan KBRI Bangkok telah berada di Maesot sejak 23 Februari untuk melakukan kontak intensif dengan sejumlah pihak di Thailand dan Myanmar.

Otoritas Thailand memberikan ijin melintas bagi para WNI melalui Second Friendship Bridge yang berada di perbatasan Myawaddy dan Maesot pada Kamis.

Setibanya para WNI di Maesot, otoritas Thailand kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan, imigrasi dan national referral mechanism untuk indikasi korban TPPO.

Menurut pernyataan tersebut, Gubernur Propinsi Tak, turut hadir untuk memonitor proses pemeriksaan tersebut.

Otoritas setempat akan membawa para WNI ke Bangkok untuk kemudian diterbangkan menuju tanah air dan rencananya 84 WNI itu akan tiba di Jakarta pada Jumat malam.

Kementerian/Lembaga terkait melalui koordinasi Kemenko Polkam akan memfasilitasi kedatangan para WNI dan proses asesmen lanjutan termasuk rehabilitasi sosial, sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus