Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Kereta Bayi Kosong Simbol Anak-Anak yang Tewas dalam Invasi Rusia ke Ukraina

Jumlah terbesar korban anak-anak Ukraina yang tewas akibat invasi Rusia berada di Provinsi Kyiv, di mana 55 anak telah meninggal

19 Maret 2022 | 14.44 WIB

109 kereta bayi kosong yang ditempatkan di pusat Lviv selama kampanye "Harga Perang" yang diselenggarakan oleh aktivis dan pihak berwenang setempat untuk menyoroti sejumlah besar anak-anak yang tewas dalam invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina, di Lviv, 18 Maret 2022. REUTERS /Pavlo Palamarchuk
Perbesar
109 kereta bayi kosong yang ditempatkan di pusat Lviv selama kampanye "Harga Perang" yang diselenggarakan oleh aktivis dan pihak berwenang setempat untuk menyoroti sejumlah besar anak-anak yang tewas dalam invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina, di Lviv, 18 Maret 2022. REUTERS /Pavlo Palamarchuk

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta -Saat Ukraina berduka atas para korban tewas, sejumlah kereta bayi kosong berjejer di alun-alun pusat Kota Lviv. Kereta bayi ini menjadi simbol anak-anak yang tewas dalam invasi Rusia di negara tersebut.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Seperti dilansir Reuters Sabtu 19 Maret 2022, balai kota Lviv membuat barisan 109 kereta bayi - untuk satu anak yang tewas sejak perang dimulai, menurut otoritas Ukraina.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Dua boneka beruang teddy diletakkan di gendongan bayi berwarna biru cerah. Seorang gadis cilik duduk di bangku sambil memegang bendera Ukraina.

Wali Kota Lviv, Andriy Sadovyi, memposting gambar dan video pemasangan pada Jumat lalu, mendesak orang untuk membagikan foto acara mereka sendiri.

"Ini adalah harga perang yang mengerikan yang dibayar Ukraina hari ini," kata Sadovyi. "Kami menyerukan semua orang dewasa di seluruh dunia untuk berdiri sebagai satu perisai untuk melindungi anak-anak Ukraina dan memberi mereka masa depan."

Kota Lviv di Ukraina barat menerima ratusan ribu warga Ukraina yang mencari perlindungan dari garis terdepan perang.

"Ingat anak-anak Anda semasa mereka kecil dan duduk di kereta bayi seperti ini," kata Zhuravka Natalia Tonkovyt, warga negara Kanada asal Ukraina, yang seolah-olah berbicara di hadapan kaum ibu Rusia.

"Sejumlah (anak) tidak akan ditempatkan di kereta bayi ini sebab mereka telah tiada. Bandingkan dengan anak Anda sendiri, ingat perasaan Anda terhadap anak Anda sendiri. Saya tidak ingin melihat kereta bayi yang kosong.”

Rusia menyebut aksinya di Ukraina sebagai operasi militer khusus dan mengklaim bahwa pihaknya tidak menargetkan warga sipil. Jumlah terbesar korban anak-anak berada di Provinsi Kyiv, di mana 55 anak telah meninggal, sedangkan 34 anak lainnya tewas di Provinsi Kharkiv.

SUMBER: REUTERS

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus