Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Top 3 Dunia: Serangan Usai Gempa Myanmar hingga Trump Negosiasi Tarif Baru

Berita Top 3 Dunia pada Sabtu 5 April 2025 diawali oleh laporan PBB bahwa telah terjadi 61 kali serangan usai gempa Myanmar

6 April 2025 | 06.00 WIB

Militer Myanmar di Taunggyi, Myanmar, Maret 2021. Shutterstock/R Bociaga
Perbesar
Militer Myanmar di Taunggyi, Myanmar, Maret 2021. Shutterstock/R Bociaga

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Berita Top 3 Dunia pada Sabtu 5 April 2025 diawali oleh laporan PBB bahwa telah terjadi 61 kali serangan usai gempa Myanmar, kebanyakan dilakukan oleh militer.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sementara di urutan kedua, Cina telah mengambil langkah balasan terhadap kebijakan tarif impor Amerika Serikat yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Adapun di urutan ketiga, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pembicaraan dengan perwakilan dari Vietnam, India, dan Israel terkait tarif baru yang dikenakan terhadap barang impor.

Berikut berita Top 3 Dunia selengkapnya.

1. PBB: 61 Serangan Terjadi di Myanmar sejak Gempa Bumi Maut

Dalam sepekan sejak gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang Myanmar, lebih dari 60 serangan telah terjadi, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat seperti dilansir The Star.

James Rodehaver dari Kantor Hak Asasi Manusia PBB di Myanmar mengatakan 61 serangan telah terjadi sejak gempa bumi, tanpa menyebutkan siapa yang bertanggung jawab. Ia juga mengutip penggunaan pesawat gantung militer dalam serangan yang "tampaknya dirancang" untuk menyebabkan kesusahan atau menggusur orang.

Baca berita selengkapnya di sini

2. Cina Balas Trump: Tetapkan Tarif Impor untuk Produk AS hingga 34 Persen

Cina telah mengambil langkah balasan terhadap kebijakan tarif impor Amerika Serikat yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump dengan mengumumkan tarif tambahan sebesar 34 persen terhadap seluruh barang asal AS. Dikutip dari Al Jazeera, Cina juga memperketat ekspor sejumlah logam dan mempertegas eskalasi dalam perang dagang antara kedua negara.

Kebijakan ini merupakan respons langsung terhadap langkah Trump yang pada Rabu, 2 April 2025 telah menaikkan tarif impor terhadap produk-produk asal Cina. Trump awalnya memberlakukan tarif sebesar 20 persen, kemudian menambahkannya hingga total menjadi 54 persen.

Baca berita selengkapnya di sini

3. Trump Mulai Negosiasi Tarif dengan Vietnam, India dan Israel

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pembicaraan dengan perwakilan dari Vietnam, India, dan Israel terkait tarif baru yang dikenakan terhadap barang impor.

Seperti dilansir Firstpost pada Sabtu 5 April 2025, Trump sedang menjalin komunikasi dengan para perwakilan dari ketiga negara tersebut guna merundingkan kesepakatan dagang bilateral yang dapat meringankan beban tarif sebelum tenggat waktu pekan depan.

Baca berita selengkapnya di sini

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus