Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Berita Top 3 Dunia pada Kamis 19 Januari 2023 diawali oleh pernyataan Jerman yang akan mengizinkan tank Leopard dikirim ke Ukraina untuk melawan Rusia jika Amerika Serikat setuju untuk mengirim tanknya sendiri.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Di urutan kedua, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mendesak pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Inggris untuk menghentikan proses ekstradisi terhadap pendiri WikiLeaks, Julian Assange.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Sementara di urutan ketiga, Presiden Serbia Aleksandar Vucic meminta Rusia menghentikan upayanya merekrut warganya untuk berperang bersama kelompok tentara bayaran yang dikenal sebagai grup Wagner di Ukraina.
Berikut Top 3 Dunia selengkapnya:
1. Jerman Siap Kirim Tank Leopard ke Ukraina, jika AS Juga Melakukannya
Jerman akan mengizinkan tank Leopard dikirim ke Ukraina untuk melawan Rusia jika Amerika Serikat setuju untuk mengirim tanknya sendiri.
Kanselir Jerman Olaf Scholz telah menekankan ketentuan itu beberapa kali dalam beberapa hari terakhir secara tertutup, kata sumber di pemerintahan Jerman kepada Reuters yang berbicara tanpa menyebut nama.
Baca berita selengkapnya di sini
2. PM Australia Desak AS dan Inggris Hentikan Ekstradisi Assange
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mendesak pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Inggris untuk menghentikan proses ekstradisi terhadap pendiri WikiLeaks, Julian Assange. "Cukup sudah,” kata Albanese dalam wawancara dengan Radio ABC seperti dilansir Anadolu.
Selama wawancara, perdana menteri Australia tersebut mengatakan posisi negaranya soal kasus Assange sangat jelas dan bahwa sikap itu telah ia sampaikan kepada AS dan Inggris.
Baca berita selengkapnya di sini
3. Serbia Minta Rusia Setop Rekrut Warganya untuk Perang Ukraina
Presiden Serbia Aleksandar Vucic meminta Rusia menghentikan upayanya merekrut warganya untuk berperang bersama kelompok tentara bayaran yang dikenal sebagai grup Wagner di Ukraina.
Vucic mengkritik situs web dan grup media sosial Rusia karena menerbitkan iklan dalam bahasa Serbia, yang menampilkan Wagner memanggil sukarelawan untuk bergabung dengan barisannya.
Baca berita selengkapnya di sini
REUTERS | ANADOLU