Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
SUSILO Bambang Yudhoyono adalah presiden terpilih dengan modal yang sangat kuat setelah memenangi pemilihan dalam satu putaran dengan menambang suara 60 persen lebih. Partai Demokrat yang mengusungnya memperoleh kursi terbanyak di Senayan. Dengan peta politik seperti itu, mestinya Yudhoyono memilih anggota kabinet dengan lebih tenang, tanpa meladeni tuntutan jatah partai politik. Di periode terakhir kepemimpinan ini, Yudhoyono perlu meninggalkan warisan yang berarti berupa Indonesia yang lebih baik, maka kinerja pemerintahan menjadi prioritas nomor satu. Kabinet harus diisi orang-orang yang kompeten, berkapabilitas tinggi, dengan rekam jejak terpuji, dan ditempatkan di posisi yang tepat.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo