Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Editorial

Hancurnya Tesis Orang Baik

Jokowi dianggap sebagai orang baik yang merakyat. Ia membalikkan semua harapan pemilihnya.

28 Juli 2024 | 00.00 WIB

Hancurnya Tesis Orang Baik
Perbesar
Hancurnya Tesis Orang Baik

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

SEPULUH tahun lalu, 22 Juli 2014, Komisi Pemilihan Umum menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai pemenang pemilihan presiden dengan perolehan 53,15 persen suara. Latar belakang Jokowi sebagai pengusaha mebel kecil membuat slogan kampanye “Jokowi adalah kita” membius mayoritas pemilih Indonesia. Ia bukan bagian dari elite lama yang korup dan berjarak dengan orang kebanyakan.

Masuk untuk melanjutkan baca artikel iniBaca artikel ini secara gratis dengan masuk ke akun Tempo ID Anda.
  • Akses gratis ke artikel Freemium
  • Fitur dengarkan audio artikel
  • Fitur simpan artikel
  • Nawala harian Tempo
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus