Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Komite Warisan Dunia UNESCO memberi sejumlah catatan terhadap pengelolaan Subak di Bali.
Komite Warisan Dunia berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjamin perlindungan dan pengelolaan Subak yang berkelanjutan agar fungsi Subak dan pura air bisa berjalan lebih baik.
Terjadi alih fungsi lahan di kawasan Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan.
JAKARTA – Komite Warisan Dunia (WHC) Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) memberikan catatan terhadap subak, sistem pengairan sawah di Bali yang dianggap sebagai cerminan budaya dan filosofi Bali kuno. Dalam pertemuan di Fuzhou, Cina, pada Juli lalu, Komite Warisan Dunia menyebutkan pengelolaan subak di Bali mengalami kemajuan.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo