Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Seorang warga Desa Pungkat, Kecamatan Gaung, Indragiri Hilir, Riau, Mardian diterkam seekor Harimau Sumatera (panthera tigris sumatrae), di Sungai Rawa, Simpang Gaung. Korban berhasil menyelamarkan diri namun mengalami luka cukup serius akibat gigitan harimau.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Korban mengalami luka gigitan pada bagian punggung belakang sebelah kanan dan luka gigitan pada bagian kepala," kata Kepala Kepolisian Resor Indragiri Hilir, Ajun Komisaris Besar Christian Rony Putra, Ahad, 3 Maret 2019.
Rony mejelaskan, peristiwa bermula saat Mardian bersama dua rekan lainnya Bujang dan Nahar, sedang bekerja menggesek kayu di hutan yang berada di Sungai Rawa, tidak jauh dari Desa Simpang Gaung.
"Tiba-tiba Korban Mardian berteriak meminta tolong," ujarnya.
Saat itu pula rekan korban, Nahar melihat korban diterkam oleh seekor harimau Sumatera. Melihat rekannya bergumul dengan harimau, satu teman lainnya Bujang berusaha menolong korban dengan tangan kosong, sementara Nahar pergi mencari bantuan warga.
"Tak lama warga datang, korban masih berada dalam terkaman harimau," ujarnya.
Korban akhirnya berhasil melepaskan diri dari cengkraman Harimau Sumatera setelah melakukan perlawanan dengan menendang harimau, sehingga satwa tersebut melepas korban dari cengkraman. Selanjutnya warga mengevakuasi Mardian menuju Desa Pungkat yang jaraknya lima jam perjalanan sungai.
"Sesampainya di Desa Pungkat korban dan para saksi langsung meminta bantuan kepada warga untuk mengevakuasi korban yang telah mengalami luka cukup parah dan selanjutnya langsung dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapat penanganan medis."