Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Politik

Kun Wardana Bakal Bentuk Tim Pembina Adab di Jakarta, Anggotanya Guru Honorer

Kun Wardana menyebut tim pembina adab itu akan menjadi pendamping masyarakat Jakarta yang ingin mendapatkan bimbingan ke arah positif.

22 Oktober 2024 | 18.16 WIB

Pasangan calon gubernur Jakarta, Dharma Pongrekun berbincang dengan warga di Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu, 25 September 2024. Menurut Dharma pemilihan Lapangan Banteng sebagai tempat kampanye pertama karena secara filosofi Lapangan Banteng memiliki makna yang terlihat dari patung Pembebasan Irian Barat. TEMPO/Ilham Balindra
Perbesar
Pasangan calon gubernur Jakarta, Dharma Pongrekun berbincang dengan warga di Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu, 25 September 2024. Menurut Dharma pemilihan Lapangan Banteng sebagai tempat kampanye pertama karena secara filosofi Lapangan Banteng memiliki makna yang terlihat dari patung Pembebasan Irian Barat. TEMPO/Ilham Balindra

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil gubernur Jakarta nomor urut 2, Kun Wardana, berencana membuat tim pembina adab yang anggotanya diambil dari guru honorer. Adapun tim pembina adab itu berfungsi menjadi pendamping masyarakat Jakarta yang ingin mendapatkan bimbingan ke arah positif.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Kami ingin membangun tim pembina adab, tim pembina adab ini kami akan rekrut dari guru honorer dan komponen-komponen aparatur pemerintah provinsi DKI Jakarta," kata Kun saat ditemui di agenda MUI Jakarta di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Oktober 2024.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Meski begitu, Kun tidak akan memaksa para guru honorer untuk menjadi bagian dari tim pembina adab ini. Sebab menurut dia, tim tersebut hanya akan berisi orang-orang yang sudah bersedia atau berkenan untuk ikut membangun Jakarta yang lebih beradab.

"Seperti kami lihat, budaya sekarang ini sudah mulai tergerus, untuk itu kami ingin mempertahankan adab dan akhlak warga Jakarta yang lebih kuat. Makanya dari itu kami ingin melakukan sosialisasi sebanyak mungkin, jadi bukan hanya teori saja," ujar Kun.

Kun berharap, dengan semakin seringnya pemerintah menyosialisasikan perihal adab dan akhlak maka masyarakat akan memikirkan hal ini juga. Walhasil bakal terbentuk perilaku yang beradab langsung dari hati masyarakat tanpa perlu dipaksa oleh pemerintah.

"Kami akan membina mereka, agar mereka bisa tahu hal-hal positif, dan tidak masuk ke dalam hal-hal yang negatif," ujar Kun, sembari menyebut, "Agar semuanya nantinya bisa muncul dari dalam hati mereka sendiri perilaku beradab ini."

Adapun perihal Pilkada Jakarta, Dharma Pongrekun-Kun Wardana bakal bersaing dengan pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono, dan pasangan nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno. Ketiga pasangan ini bakal melaksanakan debat kedua yang difasilitasi oleh KPU Jakarta pada Ahad, 27 Oktober 2024.


Pilihan Editor: Ridwan Kamil Sebut Sudah Pasang Ratusan Ribu Spanduk Kampanye di Pilkada Jakarta

Alif Ilham Fajriadi

Bergabung dengan Tempo sejak November 2023. Lulusan UIN Imam Bonjol Padang ini tertarik pada isu perkotaan, lingkungan, dan kriminalitas. Anggota Aliansi Jurnalis Independen.

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus