Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Surat Pembaca

Berita Tempo Plus

Soekarno tumbang?

6 April 1991 | 00.00 WIB

Soekarno tumbang?
Perbesar

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Dari tulisan Leo Suryadinata yang berjudul "Peranakan, Totok, dan Tanah Leluhur" (TEMPO, 24 November 1990, Buku) dapat saya anggap bahwa penulisnya seorang pakar sejarah yang luas pengetahuannya. Tapi sepandai-pandainya orang itu menulis, sempat juga menyinggung perasaan di antara pembaca TEMPO karena istilah "tumbangnya pemerintahan Soekarno". Saya rasa penulis sudah tahu bahwa proses alih kepemimpinan negara dari Bung Karno kepada Pak Harto melalui Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). Di samping itu, ada beberapa Keputusan Presiden Rl kedua untuk Bung Karno, antara lain: Pemakaman kenegaraan sebagai penghormatan negara kepada Proklamator Kemerdekaan Rl. Mendirikan patung Bung Karno dan Bung Hatta di Pegangsaan Timur 56, Jakarta. Penggantian nama Bandara Cengkareng menjadi Bandara Soekarno-Hatta. Dari keterangan di atas, lalu apa yang Saudara Leo Suryadinata inginkan dengan istilah "tumbangnya pemerintahan Soekarno"? H.R. SOETOPO KOESOEMODIRDJO Jalan Bhakti 12 Telepon 21345 Kudus 59312 -- Jawa Tengah

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus