Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Seni

Berita Tempo Plus

Makna Lukisan I Gusti Nyoman Lempad

Pameran ini menegaskan pendalaman seniman dalam tema-tema kompleksitas situasi batin dan perilaku manusia.

30 Juli 2023 | 00.00 WIB

Ngereh karya  I Gusti Nyoman Lempad. Dok. Agus Dermawan T
Perbesar
Ngereh karya I Gusti Nyoman Lempad. Dok. Agus Dermawan T

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Pameran karya Lempad di c|artspace.

  • Memperlihatkan sikap pelukis soal kompleksitas batin.

  • Menyoroti persoalan perilaku manusia.

PADA 1973, saya berjumpa dengan I Gusti Nyoman Lempad di kediamannya di Ubud, Bali. Ketika saya meminta mewawancarainya, sang maestro berusia 111 tahun itu menjawab lirih dalam bahasa Bali: “Rarisan, menawi Atu medue galah (Silakan apabila Anda punya waktu)." Putranya, I Gusti Made Sumung, memberikan isyarat bahwa saya beruntung. Tapi Sumung menuturkan bahwa Lempad di hari (sangat) tuanya sudah lupa bahasa Indonesia. “Padahal Aji (Ayah) bagus dalam berbahasa Indonesia, Belanda, dan Jerman.”

Maka pertanyaan wawancara pun disampaikan dalam bahasa Indonesia, lalu diterjemahkan ke bahasa Bali. Kemudian jawaban Lempad yang berbahasa Bali diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Jawaban yang disampaikan banyak yang relevan untuk direnungkan sampai sekarang. Lempad mengatakan dia sering melukis tentang Cupak Gerantang, legenda yang berasal dari Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Cupak dan Gerantang adalah kakak-adik yang berlomba menyelamatkan Dewi Sekar Nitra, putri Raja Daha, yang diculik raksasa Manaru.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Cupak Gerantang sampai Sekarang"

Agus Dermawan T

Pengamat seni

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus