Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Hilman menulis di majalah HAI sejak di sekolah menengah pertama.
Serial Lupus yang ditulis Hilman adalah representasi budaya populer 1980-an.
Banyak sinetron Hilman mendapat rating tinggi.
DI pasar sebuah kota kecil di Nusa Tenggara Barat, sekitar 1987, ransel kuletakkan di tanah. Di depanku berjejer koran dan majalah, termasuk majalah HAI. Serial Lupus karangan Hilman Hariwijaya masih merajai. Di dalam hati kubulatkan tekad, serial berikutnya adalah karyaku yang sedang kutulis dalam perjalanan. Itu mimpi yang terus kurawat.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo