Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Seni

Berita Tempo Plus

Gamelan dari Limbah Kaca

Pentas gamelan yang 100 persen terbuat dari kaca. Inovasi yang memanfaatkan limbah kaca menjadi gamelan yang unik.

22 September 2024 | 00.00 WIB

Festival Muria Raya di Desa Jepalo, Gunungwungkal, Pati, Jawa Tengah, 15 September 2024. Tempo/Jamal Abdun Nashr
Perbesar
Festival Muria Raya di Desa Jepalo, Gunungwungkal, Pati, Jawa Tengah, 15 September 2024. Tempo/Jamal Abdun Nashr

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Seniman dan warga Desa Jepalo di Kabupaten Pati membuat gamelan dari limbah kaca.

  • Limbah kaca dijadikan alat musik yang unik dengan proses pembuatan yang menantang.

  • Kaca dibakar dalam suhu tinggi untuk mendapatkan bentuk dan suara yang diinginkan.

JALAN kampung di Dukuh Dombyang, Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Ahad petang, 15 September 2024, mulai ramai. Sejumlah warga sibuk menyiapkan puncak Festival Muria Raya Ke-4 yang sedang digelar. Ada yang menata panggung dan menyapu halaman lokasi acara. Beberapa orang terlihat berdandan untuk bersiap tampil di pentas.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya

Jamal A. Nashr dari Pati berkontribusi dalam penulisan artikel ini. Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Gatotkaca Lahir di Lereng Muria"

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus