Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
PELATIH kepala tim nasional pencak silat, Rony Syaifullah, terkadang masih merasa gemas jika mengingat SEA Games di Kuala Lumpur, Malaysia, tahun lalu. Dalam perhelatan tersebut, tim asuhannya hanya mengantongi dua medali emas dari nomor seni beregu dan kelas tarung putri. Ini prestasi terendah pencak silat nasional dalam SEA Games sejak Rony ditunjuk sebagai pelatih tim cabang olahraga tersebut delapan tahun silam.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo