Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Panduan Cara Menyimpan ASI buat Ibu Bekerja

Buat ibu bekerja yang ingin tetap memberikan ASI buat bayinya, ikuti panduan menyimpan ASI berikut, terutama buat yang baru pertama punya anak.

10 Juni 2018 | 16.29 WIB

Ilustrasi bayi minum susu botol. Getty Images
Perbesar
Ilustrasi bayi minum susu botol. Getty Images

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Kesadaran para ibu menyusui untuk memberikan Air Susu Ibu (ASI) terhadap buah hatinya semakin tinggi. Bahkan ibu bekerja, agar tetap dapat memberikan ASI, banyak yang memompanya. Hal ini sebagai persediaan asupan ASI si kecil bila ibu bekerja.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Ibu yang baru mempunyai bayi sering merasa kebingunan cara menyimpan ASI. Tak perlu bingung, ASI yang baru saja dipompa pada suhu kamar 25 derajat Celcius dapat bertahan hingga 5-8 jam. Berikut panduan cara penyimpanan ASI yang dipompa, dilansir dari laman Verywell.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

#Tutup rapat botol atau segel tas penyimpanan, dan jauhkan wadah dari panas dan sinar matahari.

#Letakkan ASIP segera ke dalam lemari es agar dapat bertahan lama.

#Gunakan cooler (es beku) di dalam wadah pendingin untuk menjaga agar ASI tetap dingin, jika belum dimasukkan ke dalam lemari es.

#Di dalam lemari es kira-kira suhu 4 derajat Celcius, ASI pompa dapat bertahan hingga 5 Hari

#Tempatkan ASI di bagian belakang lemari es, tempat yang cenderung lebih dingin.

#Untuk mencairkan ASI beku, defrost susu di lemari es bagian bawah atau siram wadah ASI dengan air mengalir, ingat jangan sampai ada air yang masuk dan tercampur dengan ASI atau jangan mencairkan ASI beku di suhu ruangan. Defrost bisa juga dilakukan dengan menyimpan botol ASI beku dalam semangkuk air hangat.

#Jika ASI pompa (ASIP) mulai mencairkan, gunakan segera atau simpan di lemari es bersuhu 4 derajat Celcius.

#Jangan membekukan ulang susu yang sudah dicairkan dan gunakan dalam waktu 24 jam.

#ASIP yang disimpan dalam pembeku bersuhu 0 hingga minus 18 derajat Celcius dapat bertahan hingga 6 bulan.

#Jangan simpan ASIP di pintu freezer karena suhunya tidak stabil. Hal ini dapat membuat ASIP rusak.

#ASIP yang disimpan dalam freezer bersuhu minus 20 derajat Celcius dapat bertahan hingga 1 tahun.

#ASIP yang dicairkan dengan cara dihangatkan harus habis diberikan kepada bayi.

#Jangan simpan ASIP yang tersisa setelah diberikan kepada bayi. Jika ada ASI yang tersisa dalam botol setelah bayi Anda selesai menyusui, buang saja.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus