Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Penyidik KPK Bawa Koper dan Tas Besar Pasca Geledah Gedung DPRD DKI

Sejumlah koper dibawa KPK setelah geledah kantor DPRD DKI Jakarta sejak sore.

17 Januari 2023 | 21.59 WIB

Gedung DPRD DKI Jakarta. Dprd-dkijakartaprov.go.id
Perbesar
Gedung DPRD DKI Jakarta. Dprd-dkijakartaprov.go.id

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menggeledah Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat. Dari pantauan Tempo, mereka datang sejak sore hari ini dengan rombongan empat mobil warna hitam dan silver.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Para penyidik keluar dari Gedung DPRD sekitar pukul 20.50 WIB. Mereka tampak membawa sejumlah koper, warnanya hitam dan merah. Seorang yang mengenakan rompi krem juga menenteng tas besar hitam.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Proses ini berlangsung begitu cepat. Awak media di lokasi nyaris hilang pengawasan ketika para penyidik keluar dari pintu lain depan Gedung DPRD malam ini. 

Wartawan mencoba menanyakan kepada penyidik KPK apa yang mereka bawa dalam koper dan tas tersebut. Akan tetapi, penyidik bergeming lalu bergegas meninggalkan kantor legislator Kebon Sirih itu. 

Sejumlah aparat kepolisian dan petugas pengamanan dalam alias pamdal kompleks DPRD DKI Jakarta mengawal mereka sejak datang sore tadi. Tampak masing-masing aparat korps Bhayangkara berpangkat Brigadir Polisi satu atau Briptu mengenakan baret cokelat yang menumpangi setiap mobil. Mereka tidak terlihat membawa senjata.

Teras depan Gedung DPRD DKI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat kini kembali sepi sebagaimana biasanya waktu malam.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyatakan penggeledahan ini bertujuan untuk mengumpulkan alat bukti dugaan korupsi pengadaan tanah di Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Menurut dia, pihaknya menemukan fakta baru sehubungan dengan kasus korupsi tanah di Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. 

"Ditemukan fakta-fakta pada saat penanganan perkara tersebut," kata dia dalam pesan teksnya kepada Tempo, Selasa malam, 17 Januari 2023. 

Sumber Tempo mengatakan bahwa komisi antirasuah tengah melakukan perkembangan kasus korupsi pembelian tanah di Munjul. Dari perkembangan ini didapati dugaan objek korupsi baru, yaitu pengadaan tanah di Pulo Gebang oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya. 

Penggeledahan Gedung DPRD DKI, sumber itu melanjutkan, adalah bagian dari perkembangan kasus tersebut. "Tersangkanya sama dengan perkara Munjul," ujar sumber itu. 

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

M. Faiz Zaki

Menjadi wartawan di Tempo sejak 2022. Lulus dari Program Studi Antropologi Universitas Airlangga Surabaya. Biasa meliput isu hukum dan kriminal.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus