Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
PLN membutuhkan dana besar untuk menggelar program pensiun dini PLTU.
Semua PLTU akan diganti dengan pembangkit listrik energi baru dan terbarukan.
Dibutuhkan dana US$ 400-450 juta untuk memensiunkan dini PLTU berkapasitas 1 gigawatt.
SKEMA baru percepatan penghentian pengoperasian pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara segera meluncur. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN akan memperkenalkannya dalam acara puncak Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali pada 15-16 November mendatang. Kesepakatan ini akan diteken di depan para pemimpin G20. “Kami sedang menyiapkannya,” kata Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo kepada Tempo, Jumat, 28 Oktober lalu. Hartanto menyebut skema ini sebagai model early retirement atau pensiun dini PLTU yang terbaru.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo