Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir ikut menyampaikan duka cita atas meninggalnya Syekh Ali Jaber. Erick mengatakan wafatnya ulama tersebut menjadi duka yang besar bagi segenap bangsa Indonesia.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Indonesia kehilangan salah satu ulama besar, guru bagi kita semua," kata Erick Thohir lewat akun instagramnya @erickthohir pada Kamis, 14 Januari 2021.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Syekh Ali Jaber wafat dalam usia 44 tahun di RS Yarsi setelah dirawat karena Covid-19. Saat wafat, Ali Jaber sudah dinyatakan negatif Covid-19.
Kabar ini disampaikan Yusuf Mansur melalui unggahan video di akun Instagramnya dan saat dihubungi Tempo, pagi ini. "Innalillahi wa innailaihi raji'un. Kita semua berduka, Indonesia berduka. Syekh Ali pulang ke rahmatullah jam 8.30 di RS Yarsi pagi tadi. Insya Allah beliau syahid. Kurang lebih beliau 16 hari pakai ventilator," kata Yusuf Mansur dalam video itu.
Tak hanya itu, Erick juga memuji sosok Syekh Ali Jaber yang tak sekedar memberikan pelajaran dan nasihat. Tapi, juga ikut memberikan contoh tentang keindahan Islam lewat perilakunya. "Islam yang mengedepankan akhlak, kehangatan, dan budi pekerti luhur terhadap sesama," kata dia.
Sebagai bagian dari umat maupun bangsa Indonesia, Erick Thohir pun mengatakan bahwa dirinya merasa sangat berduka atas kepergian Syekh Ali Jaber. "Semoga guru kita Syekh Ali Jaber, mendapat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga pula keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya.