Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Kaitan Minuman Soda dan Menurunnya Kekebalan Tubuh

Selain memicu beragam penyakit, ternyata minuman soda juga bikin sistem kekebalan tubuh menurun.

12 Juni 2021 | 20.22 WIB

Ilustrasi minuman bersoda (Pixabay.com)
Perbesar
Ilustrasi minuman bersoda (Pixabay.com)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Hati-hati penggemar minuman soda. Selain memicu beragam penyakit, ternyata minuman ini juga bikin sistem kekebalan tubuh menurun.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Soda terutama terbuat dari gula, yang diketahui dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini dapat menghambat cara tubuh melawan penyakit. Berikut lima cara soda dapat menghambat sistem kekebalan tubuh, seperti dilansir dari Times of India.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Memberi makan bakteri jahat
Hanya 350 ml soda mengandung sekitar 39 gram gula, yang merupakan penyebab banyak masalah kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Gula berfungsi sebagai tempat berkembang biaknya bakteri dan virus serta membantu mereka menyebar dengan mudah ke seluruh tubuh. Gula juga menekan sistem kekebalan tubuh.

Meningkatkan risiko infeksi
Ini berlaku untuk semua orang, tetapi bahkan lebih untuk orang yang menderita diabetes tipe 2. Gula dalam soda mempengaruhi sel darah putih sistem kekebalan tubuh, yang penting untuk melawan infeksi. Sel darah putih disebut sel darah pembunuh. Jadi, sebaiknya orang yang menderita diabetes tipe 2 tidak mengonsumsi soda.

Meningkatkan risiko diabetes tipe 2
Minum soda secara teratur dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Rutin minum minuman manis dapat menurunkan sensitivitas insulin, yang merupakan risiko utama untuk mengembangkan diabetes tipe 2. Selain mengurangi soda, mengurangi lemak jenuh juga dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Peradangan
Soda dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh, yang tidak hanya menghambat sistem kekebalan tubuh tetapi juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kronis di kemudian hari. Studi bahkan menemukan orang yang minum soda secara teratur versus yang minum soda diet, susu, atau hanya air putih, memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi, yang dapat meningkatkan peradangan dan bahkan resistensi insulin.

Peningkatan risiko obesitas
Kelebihan berat badan dapat berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh dan minum soda secara teratur dapat menyebabkan penambahan berat badan dari waktu ke waktu. Soda menawarkan kalori kosong, yang berarti tidak memiliki nilai gizi. Kalori dalam soda melakukan kebalikan dari manfaat kesehatan apa pun, justru menyebabkan kerusakan, dari penurunan produksi sitokin hingga perubahan fungsi limfosit, dan obesitas dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dalam berbagai cara.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus