Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Sering Insomnia? Pakar Tidur Beri Saran agar Bisa Terlelap

Berikut beberapa macam makanan dan minuman yang perlu dihindari sebelum tidur agar tidur lebih lelap dan sehat serta mencegah insomnia.

27 Februari 2025 | 02.01 WIB

Ilustrasi insomnia/susah tidur. Shutterstock
Perbesar
Ilustrasi insomnia/susah tidur. Shutterstock

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Insomnia adalah gangguan tidur yang dialami banyak orang. Di Amerika Serikat, satu dari delapan orang disebut mengalaminya, menurut penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Sleep Medicine. Sementara The National Institute of Health menyebut gangguan tidur bisa disebabkan pola makan yang keliru.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Dan Gartenberg, penasihan kesehatan tidur CPAP.com di Kota New York, mengatakan pola makan sehat kaya nutrisi penting untuk kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. "Makanan atau suplemen mengandung GABA bisa sangat membantu," ujarnya kepada Fox News Digital pada Rabu, 26 Februari 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Ia mengatakan GABA adalah penghambat neurotransmitter paling umum yang bisa membantu tidur dan relaksasi. "Pilih teh rendah kafein, makanan fermentasi, keju, dan polong-polongan," tambahnya.

Tapi langkah pertama agar dapat tidur lebih nyenyak adalah memastikan tidak makan sebelum tidur.

Berikut beberapa macam makanan dan minuman yang perlu dihindari sebelum tidur agar tidur lebih lelap dan sehat. "Dengan mengembangkan kebiasaan sehat dan menghindari yang tidak sehat, Anda bisa bersiap istirahat dan memperbaiki pengalaman tidur," tutur Gartenberg.

Alkohol

Alkohol adalah salah satu minuman terburuk sebelum tidur, kata Gartenberg. Alkohol mempengaruhi siklus tidur alami tubuh dengan menekan tidur REM (gerakan mata cepat), yang penting untuk kesehatan kognitif dan emosional. Saat tubuh memetabolisme alkohol, seseorang bisa terbangun berkali-kali di malam hari, menyebabkan pola tidur tak konsisten dan mengganggu irama sirkadian.

Kopi dan Teh

Hindari pula minum teh dan kopi yang mengandung kafein di malam hari jika ingin tidur nyenyak. Bahkan kopi decaf pun masih mengandung kafein dan sebaiknya dihindari. Namun teh decaf seperti kamomil bisa membantu tidur, jelas Gartenberg. Kafein adalah stimulan yang bisa membuat orang terus terjaga dan waspada.

Cokelat dan Permen

Kandungan tinggi gula membuat cokelat dan permen bisa mengganggu kebiasaan tidur sehat, ujar Gartenberg. Belum lagi kandungan kafein pada cokelat.

Buah Sitrus

Keluarga sitrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk nipis mengandung asam sitrat yang tinggi yang bisa mengganggu lambung dan memproduksi lebih banyak asam lambung. Meningkatnya jumlah asam lambung bisa menyebabkan sedikit rasa tak nyaman pada perut dan area tenggorokan karena naiknya asam lambung dan heartburn, semuanya bisa mengganggu tidur dan membuat gelisah, menurut Gartenberg.

Makanan Pedas

Seperti sitrus, makanan pedas juga perlu dihindari sebelum tidur karena bisa memproduksi lebih banyak asam lambung, memicu rasa tak nyaman dan naiknya asam lambung, papar Gartenberg. Temperatur tubuh juga akan naik sedikit setelah makan pedas, yang berlawanan dengan proses pendinginan tubuh ketika bersiap tidur.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus