TEMPO.CO, Jakarta - Punya teman traveler yang sering bepergian ke luar negeri? Anda pasti gatal untuk menitip barang merek internasional kepada mereka. Namun, kadang-kadang, titipan itu ditolak lantaran beberapa alasan. Salah satunya karena kapasitas bagasi yang terbatas.
Menilik persoalan ini, belakangan, bermunculan platformdiscovery titip barang. Platform ini ditujukan bagi mereka yang ingin belanja barang merek internasional, tapi tak dapat belanja langsung ke luar negeri. Melalui sejumlah platform berbentuk aplikasi, mereka bisa menitip barang yang diinginkan secara profesional kepada para traveler.
Berikut ini tiga aplikasi tersebut.
1. Airfrov
Secara resmi, Airfrov baru muncul di Singapura pada Juli 2016 dan melakukan ekspansi ke Indonesia pada Desember 2016. CEO dan co-Founder Airfrov ini adalah Cai Li. Ia mengkhususkan aplikasi ini untuk para shopaholic yang menginginkan barang bermerek luar, yang tak ditemukan di Indonesia. Airfrov berperan menjadi mediator antara penitip dan traveler.
Cara kerjanya, orang yang ingin menitip barang harus mendaftarkan diri di
website Airfrov,
www.airfrov.com, atau mendaftar melalui aplikasi ponsel yang bisa diunduh lewat Android/iOS. Setelahnya, mereka harus memasukkan barang permintaan, semisal tas Anello dari Tokyo.
Lantas, traveler akan bernegosiasi dengan si penitip untuk menentukan nilai upah titipannya. Umumnya, upah berkisar 5 persen dari harga barang. Namun bisa lebih bila barang yang diminta ternyata berukuran cukup besar dan repot dibawa atau berisiko pecah. Soal pembayaran, transaksi seluruhnya dilakukan lewat Airfrov.
2. Bistip
Bistip merupakan pihak ketiga yang menghubungkan si penitip dengan para pelancong. Bedanya, di akun Bistip, pelancong bisa menitip barang untuk traveler yang bepergian di dalam negeri, dan bukan luar negeri saja. Semisal ada traveler yang hendak pergi ke Bali, orang bisa bebas menitip pie susu khas Pulau Dewata itu.
Di platform titip-menitip ini, ada sekitar 200 rute, baik lokal maupun internasional, yang ditawarkan. Sementara itu, jumlah traveler yang tergabung pun lebih banyak. Maklum, Bistip sudah mulai beroperasi sejak 2011. Soal upah, si penitip dan yang dititipi bisa bernegosiasi untuk menentukannya.
3. Titipbarang.com
Berbeda dengan Airfrov dan Bistip, Titipbarang.com dikhususkan buat orang-orang yang ingin memiliki barang-barang yang hanya khusus dijual di USA dan US. Ruang lingkup platform ini tentu lebih sempit. Selain itu, perusahaan tak hanya menggandeng para traveler, tapi juga orang yang bekerja atau sedang studi.
Sistem kerjanya lebih mirip online store. Sebab, selain mengakomodasi barang titipan, di aplikasi itu dipajang barang-barang yang siap dibeli atau ready stock. Misalnya make up koleksi keluarga Kardashian. Sementara itu, harga barang yang tertera sudah termasuk jasa ongkos titip, tapi belum dihitung jasa ongkos kirimnya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini