Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Perjalanan

Mau Barang dari Luar? Coba Aplikasi Titip Barang via Traveler Ini

Punya teman traveler yang sering bepergian ke luar negeri? Anda pasti gatal untuk menitip barang merek internasional kepada mereka

14 Mei 2018 | 13.03 WIB

Ilustrasi tas traveling kuat dan trendi
Perbesar
Ilustrasi tas traveling kuat dan trendi

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Punya teman traveler yang sering bepergian ke luar negeri? Anda pasti gatal untuk menitip barang merek internasional kepada mereka. Namun, kadang-kadang, titipan itu ditolak lantaran beberapa alasan. Salah satunya karena kapasitas bagasi yang terbatas.

Menilik persoalan ini, belakangan, bermunculan platformdiscovery titip barang. Platform ini ditujukan bagi mereka yang ingin belanja barang merek internasional, tapi tak dapat belanja langsung ke luar negeri. Melalui sejumlah platform berbentuk aplikasi, mereka bisa menitip barang yang diinginkan secara profesional kepada para traveler.
 
Berikut ini tiga aplikasi tersebut.
 
1.     Airfrov
 
Secara resmi, Airfrov baru muncul di Singapura pada Juli 2016 dan melakukan ekspansi ke Indonesia pada Desember 2016. CEO dan co-Founder Airfrov ini adalah Cai Li. Ia mengkhususkan aplikasi ini untuk para shopaholic yang menginginkan barang bermerek luar, yang tak ditemukan di Indonesia. Airfrov berperan menjadi mediator antara penitip dan traveler.
 
Cara kerjanya, orang yang ingin menitip barang harus mendaftarkan diri di website Airfrov, www.airfrov.com, atau mendaftar melalui aplikasi ponsel yang bisa diunduh lewat Android/iOS. Setelahnya, mereka harus memasukkan barang permintaan, semisal tas Anello dari Tokyo.
 
Lantas, traveler akan bernegosiasi dengan si penitip untuk menentukan nilai upah titipannya. Umumnya, upah berkisar 5 persen dari harga barang. Namun bisa lebih bila barang yang diminta ternyata berukuran cukup besar dan repot dibawa atau berisiko pecah.  Soal pembayaran, transaksi seluruhnya dilakukan lewat Airfrov.
 
2.     Bistip
 
Bistip merupakan pihak ketiga yang menghubungkan si penitip dengan para pelancong. Bedanya, di akun Bistip, pelancong bisa menitip barang untuk traveler yang bepergian di dalam negeri, dan bukan luar negeri saja. Semisal ada traveler yang hendak pergi ke Bali, orang bisa bebas menitip pie susu khas Pulau Dewata itu.
 
Di platform titip-menitip ini, ada sekitar 200 rute, baik lokal maupun internasional, yang ditawarkan. Sementara itu, jumlah traveler yang tergabung pun lebih banyak. Maklum, Bistip sudah mulai beroperasi sejak 2011. Soal upah, si penitip dan yang dititipi bisa bernegosiasi untuk menentukannya.  
 
3.     Titipbarang.com
 
Berbeda dengan Airfrov dan Bistip, Titipbarang.com dikhususkan buat orang-orang yang ingin memiliki barang-barang yang hanya khusus dijual di USA dan US. Ruang lingkup platform ini tentu lebih sempit. Selain itu, perusahaan tak hanya menggandeng para traveler, tapi juga orang yang bekerja atau sedang studi.
 
Sistem kerjanya lebih mirip online store. Sebab, selain mengakomodasi barang titipan, di aplikasi itu dipajang barang-barang yang siap dibeli atau ready stock. Misalnya make up koleksi keluarga Kardashian.  Sementara itu, harga barang yang tertera sudah termasuk jasa ongkos titip, tapi belum dihitung jasa ongkos kirimnya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
Francisca Christy Rosana

Lulus dari Universitas Gadjah Mada jurusan Sastra Indonesia pada 2014, ia bergabung dengan Tempo pada 2015. Kini meliput isu politik untuk desk Nasional dan salah satu host siniar Bocor Alus Politik di YouTube Tempodotco. Ia meliput kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke beberapa negara, termasuk Indonesia, pada 2024 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus