Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Perjalanan

Wisatawan Diharuskan Pakai Swimming Cap saat Berenang di Italia

Selain mengenakan swimming cap, wisatawan juga perlu mencuci kaki sebelum memasuki kolam renang dan dilarang berjemur bertelanjang dada di Italia.

8 Agustus 2023 | 11.33 WIB

Bayi berenang. marianswimmingpool.com
Perbesar
Bayi berenang. marianswimmingpool.com

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Italia punya banyak aturan untuk turis, salah satunya saat berada di kolam renang umum. Siapa pun yang berenang di kolam renang umum di Italia harus mengenakan topi renang atau swimming cap. Melanggar aturan membuat wisatawan bisa diusir dari kolam.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Aturan ini belum banyak diketahui turis. Menurut para ahli perjalanan di Suncamp, aturan tersebut diberlakukan untuk tujuan kebersihan. Ini tidak hanya berlaku di Italia, tetapi juga di beberapa negara Eropa lainnya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Idenya adalah bahwa dengan memakai topi renang Anda menjaga serpihan kulit, rambut, dan kotoran lain dari kepala Anda keluar dari kolam," kata salah satu ahli dari Suncamp.

Meskipun orang tua dengan anak kecil mungkin menganggap aturan itu membuat frustrasi, memakai swimming cap saat berenang di kolam renang umum Italia adalah suatu keharusan.

Namun, beberapa tempat perkemahan dikecualikan dari peraturan tersebut. Jadi, ada baiknya wisatawan perlu memeriksa peraturan di tempat mereka akan berenang. 

Kolam renang umum terkadang menjual topi renang atau menawarkannya untuk disewakan jika wisatawan lupa membawanya.

Selain mengenakan swimming cap, wisatawan juga perlu mencuci kaki sebelum memasuki kolam renang dan biasanya dilarang berjemur bertelanjang dada.

Di beberapa kolam renang di Eropa, pria diharuskan memakai pakaian renang gaya speedo, bukan celana baggy. Aturan biasanya sangat bervariasi di setiap fasilitas akomodasi. 

Dalam sebuah unggahan di Mumsnet, seorang wanita mencari klarifikasi tentang masalah tersebut menanyakan apakah itu aturan baru.

"Ketika saya ke Italia sebelumnya. Ini tidak terjadi, jadi saya tidak tahu apakah itu sesuatu yang baru atau hanya di tempat-tempat tertentu. Apakah ada yang tahu apa kesepakatannya?"

Banyak yang mengatakan aturan itu telah ada selama bertahun-tahun tetapi baru-baru ini aturannya lebih ketat. 

Turis juga harus mengikuti beberapa aturan ketat lainnya di Italia jika tidak ingin terkena denda saat liburan. Misalnya, wisatawan perlu mengenakan pakaian, bukan pakaian renang, jika tidak berada di pantai di beberapa wilayah Italia. Turis juga didenda karena makan es krim di tempat yang salah atau memasak makanan di luar.

EXPRESS.CO.UK | DAILY MAIL

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus