Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Menyaksikan lewat layar kaca Akbar Tandjung bersujud begitu khusyuk di rumahnya ketika Kamis sore dia diputus bebas oleh Mahkamah Agung, saya sungguh bertanya dalam hati. Apakah dia bersujud kepada Allah SWT, yang dalam Surah al-Maun menegaskan tandas orang yang mendustakan agama, yaitu yang menolak membantu anak yatim dan fakir miskin? Ataukah dia bersujud kepada kursi kekuasaan yang hendak terus digemukkannya, kepada Golkar, atau Orde Baru, yang bagi saya telah melakukan pengkhianatan besar kepada bangsa dan cita-cita kemerdekaan kita?
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo