Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Editorial

Komitmen Semu Melindungi Keanekaragaman Hayati

Ancaman terhadap keanekaragaman hayati Indonesia makin nyata. Tak bisa diatasi dengan basa-basi di forum internasional.

20 Oktober 2024 | 00.00 WIB

Komitmen Semu Melindungi Keanekaragaman Hayati
Perbesar
Komitmen Semu Melindungi Keanekaragaman Hayati

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Delegasi Indonesia dan dunia akan menghadiri COP Keanekaragaman Hayati di Cali, Kolombia, 21 Oktober-1 November 2024.

  • Ada keraguan bahwa Indonesia bisa mengikuti komitmen COP Biodiversitas untuk konservasi 30 persen daratan dan 30 persen perairan.

  • Pemerintah perlu meninjau ulang kebijakan pembangunan ekonomi dan regulasi yang mempercepat laju hilangnya hutan dan alih fungsi lahan.

MESKI tidak sepopuler Konferensi Perubahan Iklim, Konferensi Keanekaragaman Hayati oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki urgensi yang sama pentingnya dalam menyepakati cara-cara menjaga masa depan bumi. Dunia saat ini menghadapi tiga krisis besar: perubahan iklim, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Ketiganya saling terkait dan memerlukan penanganan terpadu.

Masuk untuk melanjutkan baca artikel iniBaca artikel ini secara gratis dengan masuk ke akun Tempo ID Anda.
  • Akses gratis ke artikel Freemium
  • Fitur dengarkan audio artikel
  • Fitur simpan artikel
  • Nawala harian Tempo
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus