Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - BMKG memantau adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Bengkulu dan Kalimantan Barat. Sirkulasi tersebut membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Jawa Barat hingga Banten, juga dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Selatan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Daerah konvergensi juga terpantau memanjang di sekitar Samudera Hindia sebelah barat Sumatera Barat hingga Riau. Disebutkan BMKG, potensi pertumbuhan awan hujan akan meningkat di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah-daerah konvergensi tersebut.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Untuk kategori ibu kota provinsi, hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Bandung dan Surabaya pada hari ini, Jumat 10 Juni 2022. Sedangkan hujan dengan skala sedang mengguyur di Pontianak, Pangkal Pinang dan Padang.
Sementara itu pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari tenggara-barat daya dengan kecepatan berkisar 5-17 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dengan arah yang sama dengan kecepatan angin 5-25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Pulau Sumba, perairan Kupang-Pulau Rote, Laut Banda, perairan Kepulauan Sermata hingga kepulauan Tanimbar dan Laut Arafuru.
Adapun gelombang tertinggi diperkirakan 4-6 meter (sangat tinggi). Ini, menurut BMKG, berpeluang terjadi di Samudera Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT.