Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Pada babak terakhir Olimpiade Catur 2024, tim catur putra dan putri Indonesia berhasil meraih prestasi gemilang dengan kemenangan yang mengangkat peringkat mereka di klasemen akhir. Tim catur putra berhasil mengungguli Libya dengan skor 2,5 - 1,5. Sementara tim catur putri unggul atas Jepang dengan skor telak 3,5 - 0,5.
Kapten tim catur putra Indonesia, Kristianus Liem, menyatakan keputusan strategis untuk tidak menurunkan Zacky Dhiaulhaq yang kelelahan usai pertandingan melawan Palestina, terbukti tepat.
https://sport.tempo.co/read/1919330/olimpiade-catur-2024-babak-ke-10tim-catur-putri-indonesia-lumpuhkan-barbados-tim-putra-dijegal-andorra"Pilihan memainkan Fabian dan Reynard di dua papan bawah tepat. Mereka berdualah pencetak skornya," ujar Kristianus, dikutip dari rilis Humas PB Percasi.
Sementara itu, FM Andrean Susilodinata (Elo Rating 2393) bermain remis melawan FM Hussien Asabri (2196) di papan pertama. Sementara FM Satria Duta Cahaya (2219), yang selama olimpiade tetap tampil cemerlang, harus mengakui keunggulan FM Yoused A. Alhassadi (2082). Namun, kemenangan Fabian Glen Mariano (2121) dan Reynard Kristopher (1975) di papan 3 dan 4 berhasil mengamankan posisi tim Indonesia. Fabian mengungguli Ahmad Naser Eldean (1981), sementara Reynard menang atas Nagi Abugenda (1975).
Kapten Tim Putri Indonesia, Lisa Lumongdong (kiri) bersama tim catur putri yang bertanding di Olimpiade Catur 2024 di Budapest, Hungaria, pada 10-23 September 2024. Foto: Humas PB Percasi
Di meja putri, kapten tim catur putri Lisa Lumongdong, turut menyampaikan kebanggaannya atas perjuangan yang diraih anak didiknya yang berhasil menumbangkan tim Jepang. WCM Evi Lindiawati (1940), meski sempat ditekan oleh Masaki Shibata (1847) sejak awal pertandingan, nyatanya berhasil memetik kemenangan di papan pertama.
Evi Yuliana (1912) dan Clementia Adeeline (1550) juga menyumbang poin penuh dengan mengalahkan Rikka Mitsuyama (1738) dan Melodi Takasyu (1768) di papan 3 dan 4. Kendati demikian, satu-satunya yang dipaksa remis pada tim Putri ialah Angel Ruth Nugroho (1939), yang berbagi poin seri dengan Kanako Kinoshita (1822).
"Saya bangga, meskipun tiga di antaranya masih junior tapi semangat bertandingnya luar biasa. Bahkan Evi Yuliana dan Clementia, mengumpulkan 8,5 poin dari 11 babak. Artinya mereka main terus 11 babak, dan poin yang dicapai luar biasa," kata Lisa.
Hasil babak terakhir ini membawa peringkat Indonesia meningkat secara signifikan. Tim putra naik 14 peringkat dari unggulan awal 89 menjadi peringkat 75 dari 196 negara. Sementara itu, tim putri juga memperbaiki posisi dengan meningkatkan 9 peringkat, dari 68 ke 59 dari 181 negara. Prestasi ini dianggap luar biasa, menigngat mayoritas pemain Indonesia masih berusia muda dan sebagian besar tergolong baru dalam keikutsertaan olimpiade.
Lebih lanjut, hasil ini juga melahirkan gelar-gelar baru bagi para pecatur muda Indonesia. Di sektor putri, Evi Yuliana dan Clementia Adeeline meraih gelar Woman Fide Master (WFM), sementara Angel Ruth Nugroho menyandang gelar Woman Candidate Master (WCM). Pada sektor putra, Satria Duta Cahaya memperoleh norma International Master (IM), sedangkan Zacky Dhiaulhaq menyandang gelar Candidate Master (CM).
Olimpiade Catur 2024 di Vudapest, Hungaria diakhiri dengan kemenangan ganda dari India yang menduduki posisi juara di tim putra dan putri. Posisi kedua dan ketiga pada kategori putra ditempati tim catur Amerika Serikat dan Uzbekistan, sedangkan pada kategori putri, Kazakhstan dan Amerika Serikat menduduki peringkat dua dan tiga.
Pilihan Editor: Olimpiade Catur 2024 babak ke-10: Tim Catur Putri Indonesia Lumpuhkan Barbados, Tim Putra Dijegal Andorra
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini